<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191</id><updated>2012-02-07T21:04:13.390-08:00</updated><category term='HIBURAN'/><category term='tips n trik'/><category term='INFORMASI'/><category term='PENDIDIKAN'/><category term='KULINER'/><title type='text'>zahra</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-3038126831348345904</id><published>2012-02-07T20:36:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T21:04:13.423-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI'/><title type='text'>DIBALIK SERUAN ADZAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qccfOCtqx0E/TzIB_Bmr78I/AAAAAAAAAEg/exiSTGTUWp8/s1600/adzan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 247px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qccfOCtqx0E/TzIB_Bmr78I/AAAAAAAAAEg/exiSTGTUWp8/s320/adzan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706625860105924546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pembahasan tentang 5 fakta mengagumkan seputar adzan berikut ini mungkin bisa menambah wawasan anda terutama bagi anda yang beragama Islam.&lt;br /&gt;Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.&lt;br /&gt;Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.&lt;br /&gt;1 . Kalimat Penyeru Yang Mengandung “Kekuatan Supranatural”&lt;br /&gt;Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.&lt;br /&gt;2. Asal Mula Yang Menakjubkan:&lt;br /&gt;Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.&lt;br /&gt;Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”&lt;br /&gt;yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.&lt;br /&gt;3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa2 Penting:&lt;br /&gt;Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .&lt;br /&gt;Peristiwa besar yang dimaksud adalah&lt;br /&gt;- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka’bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka’bah&lt;br /&gt;- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.&lt;br /&gt;4. Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan:&lt;br /&gt;Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =&lt;br /&gt;534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000&lt;br /&gt;5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang&lt;br /&gt;Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.&lt;br /&gt;Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.&lt;br /&gt;Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.&lt;br /&gt;Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.&lt;br /&gt;Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.&lt;br /&gt;Maa syaa Allah Laa quwwata Illa Billaah&lt;br /&gt;Sumber:eramuslim.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-3038126831348345904?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/3038126831348345904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/02/dibalik-seruan-adzan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/3038126831348345904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/3038126831348345904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/02/dibalik-seruan-adzan.html' title='DIBALIK SERUAN ADZAN'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qccfOCtqx0E/TzIB_Bmr78I/AAAAAAAAAEg/exiSTGTUWp8/s72-c/adzan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-6957526128965073379</id><published>2012-01-29T22:45:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T22:51:52.698-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KULINER'/><title type='text'>Rujak Tahu Spesial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-JKDdnftRGfk/TyY9HxAsGFI/AAAAAAAAAEQ/CYkaPLx7hhQ/s1600/rujak.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 177px; height: 146px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-JKDdnftRGfk/TyY9HxAsGFI/AAAAAAAAAEQ/CYkaPLx7hhQ/s320/rujak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703313181735917650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;RUJAK TAHU GIMBAL  Bahan-bahan :&lt;br /&gt;- Bawang putih&lt;br /&gt;- Kacang tanah&lt;br /&gt;- Daun jeruk&lt;br /&gt;- Kecap&lt;br /&gt;- Bawang goreng&lt;br /&gt;- Kerupuk&lt;br /&gt;- Kecambah&lt;br /&gt;- Cabe&lt;br /&gt;- Petis&lt;br /&gt;- Garam&lt;br /&gt;- Gula Jawa&lt;br /&gt;- Rempah&lt;br /&gt;-rempah : daun salam, sere, laos&lt;br /&gt;- Jambu air&lt;br /&gt;- Nanas&lt;br /&gt;- Timun&lt;br /&gt;- Seledri&lt;br /&gt;- Kol&lt;br /&gt;- Tahu&lt;br /&gt;- Gimbal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;- Rebus rempah&lt;br /&gt;-rempah : daun salam, lengkuas, gula jawa, sere&lt;br /&gt;- Potong bawang putih, cabe, daun jeruk&lt;br /&gt;- Goreng kacang tanah&lt;br /&gt;- Membuat bumbu halus : ulek cabe, daun jeruk, bawang putih, dan garam, lalu masukkan kacang, tambahkan petis, masukkan rebusan air rempah&lt;br /&gt;-rempah, tambahkan kecap&lt;br /&gt;- Potong tahu lalu goreng&lt;br /&gt;- Potong kol, timun, jambu, nanas&lt;br /&gt;- Goreng gimbal lalu potong&lt;br /&gt;- Goreng kerupuk udang&lt;br /&gt;- Siapkan daun seledri dan potong tipis&lt;br /&gt;- Tata di piring : buah, kol, tahu, gimbal, kecambah&lt;br /&gt;- Tuangkan bumbu halus&lt;br /&gt;- Taburkan bawang merah, seledri, kerupuk&lt;br /&gt;- Tuangkan kembali bumbu halus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-6957526128965073379?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/6957526128965073379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/rujak-tahu-spesial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/6957526128965073379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/6957526128965073379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/rujak-tahu-spesial.html' title='Rujak Tahu Spesial'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JKDdnftRGfk/TyY9HxAsGFI/AAAAAAAAAEQ/CYkaPLx7hhQ/s72-c/rujak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-2874746353393639981</id><published>2012-01-29T22:25:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T22:38:17.177-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KULINER'/><title type='text'>Pecel Speseial</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-RAT18q3m7Rs/TyY6nS_z5-I/AAAAAAAAAEE/nCE9-OoLNKs/s1600/pecel.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 171px; height: 152px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RAT18q3m7Rs/TyY6nS_z5-I/AAAAAAAAAEE/nCE9-OoLNKs/s320/pecel.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703310424900102114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PECEL  Bahan-bahan :&lt;br /&gt;- Bayam&lt;br /&gt;- Kubis&lt;br /&gt;- Kangkung&lt;br /&gt;- Tomat&lt;br /&gt;- Cabe merah&lt;br /&gt;- Kacang panjang&lt;br /&gt;- Daun bawang&lt;br /&gt;- Selada&lt;br /&gt;- Tempe&lt;br /&gt;- Jeruk nipis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;- Membuat saus kacang&lt;br /&gt;- Potong kubis dan hilangkan bonggolnya&lt;br /&gt;- Potong bayam&lt;br /&gt;- Potong kacang panjang&lt;br /&gt;- Rebus semua bahan&lt;br /&gt;-bahan kacang, kol, kangkung, bayam, kecambah, tahu&lt;br /&gt;- Goreng tempe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggoreng tempe :&lt;br /&gt;- Taburi tempe dengan garam dan merica&lt;br /&gt;- Masukkan tempe ke dalam adonan tepung terigu&lt;br /&gt;- Masukkan tempe ke dalam adonan tepung telur, lalu kembali ke tepung terigu, tepung telur, dan terakhir tepung roti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat bumbu kacang :&lt;br /&gt;- Blender kacang&lt;br /&gt;- Masukkan bawang putih yang sudah diiris&lt;br /&gt;- Tambahkan merica hitam, garam, sambal, dan jeruk nipis&lt;br /&gt;- Tambahkan air panas dan aduk rata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau sekiranya ada bahan yang masih asing didengar, bisa juga dengan menggantinya, karena semakin berani mencoba semakin banyak inovasi yang didapatkan.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-2874746353393639981?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/2874746353393639981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/pecel-speseial.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2874746353393639981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2874746353393639981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/pecel-speseial.html' title='Pecel Speseial'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-RAT18q3m7Rs/TyY6nS_z5-I/AAAAAAAAAEE/nCE9-OoLNKs/s72-c/pecel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-5218840240541169704</id><published>2012-01-29T21:14:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T22:00:41.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>JIlbab -jilbab Cantik</title><content type='html'>Inovasi penggunaan jilbab banyak sekali, untuk inspirasi teman-teman yang berjilbab akan saya tampilkan beberapa model penggunaan jilabab:&lt;br /&gt;1. model pasmina&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-IjVdmgG4HlA/TyYrgTyRjxI/AAAAAAAAAC8/oHdAT-CMFoQ/s1600/4185-13497-thickbox.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-IjVdmgG4HlA/TyYrgTyRjxI/AAAAAAAAAC8/oHdAT-CMFoQ/s320/4185-13497-thickbox.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703293812178259730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2.model jilbab segi empat santai &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-MI1HlpSlnKM/TyYsWNQH8BI/AAAAAAAAADI/5GMwkqsAfKs/s1600/162613_1487382598039_1638158786_1165306_116743_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 280px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-MI1HlpSlnKM/TyYsWNQH8BI/AAAAAAAAADI/5GMwkqsAfKs/s320/162613_1487382598039_1638158786_1165306_116743_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703294738137346066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-IROmqz0cZ-s/TyYtxp_z_OI/AAAAAAAAADg/7VKn4aBj418/s1600/164781_1487379957973_1638158786_1165297_3539109_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 280px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IROmqz0cZ-s/TyYtxp_z_OI/AAAAAAAAADg/7VKn4aBj418/s320/164781_1487379957973_1638158786_1165297_3539109_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703296309221653730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-LZN8DEUklUM/TyYtElRWo6I/AAAAAAAAADU/xSDwvPXjsSg/s1600/162627_1493251704763_1638158786_1181516_7628036_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 280px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-LZN8DEUklUM/TyYtElRWo6I/AAAAAAAAADU/xSDwvPXjsSg/s320/162627_1493251704763_1638158786_1181516_7628036_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703295534858937250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ada juga yang lebih formal.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8s1vdr9fZW0/TyYwl6qCdII/AAAAAAAAAD4/2Q7ZRMWnA4E/s1600/jilbab%2Bmodis.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8s1vdr9fZW0/TyYwl6qCdII/AAAAAAAAAD4/2Q7ZRMWnA4E/s320/jilbab%2Bmodis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703299406070183042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3VYfXvdk2II/TyYvt77T9cI/AAAAAAAAADs/KIHo1AnfoqE/s1600/jilbab-pesta-01-500x500.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3VYfXvdk2II/TyYvt77T9cI/AAAAAAAAADs/KIHo1AnfoqE/s320/jilbab-pesta-01-500x500.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703298444338394562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tambahan lagi, ketika memilih model jilbab sesuaikanlah dengan acara dan bentuk wajah anda, agar anda terlihat lebih cantik dan anggun,,,,,&lt;br /&gt;terimakasih n selamat mencoba.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-5218840240541169704?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/5218840240541169704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/jilbab-jilbab-cantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5218840240541169704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5218840240541169704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/jilbab-jilbab-cantik.html' title='JIlbab -jilbab Cantik'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-IjVdmgG4HlA/TyYrgTyRjxI/AAAAAAAAAC8/oHdAT-CMFoQ/s72-c/4185-13497-thickbox.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-1466387593764297514</id><published>2012-01-29T18:44:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T18:50:05.873-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>Gemuk VS Jerawat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-8thpp_F2ayo/TyYFBRsBhBI/AAAAAAAAACA/6MwDRqNUXeE/s1600/0756519p.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 164px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-8thpp_F2ayo/TyYFBRsBhBI/AAAAAAAAACA/6MwDRqNUXeE/s320/0756519p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703251497597371410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penelitian terbaru di Norwegia menunjukkan bahwa gadis remaja dengan berat badan berlebih atau obesitas secara signifikan lebih mungkin untuk mengalami wajah berjerawat ketimbang perempuan dengan berat badan normal. Dalam riset tersebut, para remaja perempuan diminta untuk mengisi kuesioner yang berfokus pada sejarah munculnya jerawat di wajah mereka dan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal ini dimungkinkan pada anak perempuan, tapi tidak dengan anak laki-laki. Berlebihnya hormon androgen yang disebabkan oleh obesitas memiliki efek aditif lebih besar pada jerawat," kata Dr Robert Kirsner,  profesor dan wakil ketua departemen dermatologi dan bedah kulit University of Miami Miller Shool of Medicine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada kemungkinan bahwa efek psikologis akibat kelebihan berat badan pada anak perempuan lebih besar dari anak laki-laki, sehingga mengarah pada peningkatan hormon stres pada anak perempuan. Alhasil, jerawat akan muncul," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset ini dipimpin oleh Dr Jon Anders Halvorsen dari Departemen Dermatologi Oslo University Hospital. Dipublikasikan pada 16 Januari 2012 dalam Archives of Dermatology. Peneliti menemukan bahwa sekitar 10-20 persen remaja dengan masalah jerawat ringan sampai berat mengalami banyak masalah psikologis yang serius akibat kurang percaya diri dan sulit bersosialisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyelidiki apakah ada hubungan antara obesitas dan jerawat, peneliti melakukan survei yang melibatkan sekitar 3.600 remaja Norwegia usia 18-19 tahun. Dalam kuesioner yang dibagikan, peserta diminta menjawab sejumlah pertanyaan terkait konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, riwayat tekanan mental dan kebiasaan diet - terutama menyangkut konsumsi gula, permen, coklat, sayuran mentah, lemak ikan dan keripik kentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya menunjukkan bahwa ada sekitar 10 persen remaja perempuan dan lebih dari 15 persen remaja pria mengalami kelebihan berat badan. Secara keseluruhan, 13 persen dari semua remaja gadis itu memiliki jerawat. Tapi ketika melihat hanya pada anak perempuan yang kelebihan berat badan atau obesitas, angka ini meningkat menjadi hampir 19 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halvorsen dan rekan menyimpulkan bahwa kelebihan berat badan telah dikaitkan dengan risiko jerawat pada gadis remaja, tapi tidak anak laki-laki. Perlu dicatat, meskipun penelitian menunjukkan hubungan antara kelebihan berat badan dan jerawat, tapi hal ini tidak membuktikan sebab-akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Dr Joel Gelfand, direktur medis dari departemen unit studi dermatologi klinis, University of Pennsylvania di Philadelphia, menggatakan, perlu ada penelitian lebih lanjut untuk melihat hubungan antara obesitas dan risiko munculnya jerawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak banyak penelitian di luar sana yang memahami apa saja faktor-faktor risiko untuk mengembangkan jerawat. Saat ini kita sedang berbicara tentang penyakit yang mungkin pernah dialami semua orang, dan memiliki pengaruh yang merugikan pada kualitas hidup seseorang. Jadi yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita mencari cara untuk mencegahannya," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-1466387593764297514?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/1466387593764297514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/gemuk-vs-jerawat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/1466387593764297514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/1466387593764297514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/gemuk-vs-jerawat.html' title='Gemuk VS Jerawat'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-8thpp_F2ayo/TyYFBRsBhBI/AAAAAAAAACA/6MwDRqNUXeE/s72-c/0756519p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-4515225928653333598</id><published>2012-01-29T18:32:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T18:40:58.784-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>Beberapa Penyebab Jerawat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-mkLrCH7_bdI/TyYC_7e2PlI/AAAAAAAAAB0/Q1tGI_dUe5o/s1600/1129445p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-mkLrCH7_bdI/TyYC_7e2PlI/AAAAAAAAAB0/Q1tGI_dUe5o/s320/1129445p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703249275433401938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada hal-hal yang tanpa kita sadari bisa menyebabkan jerawat. Bukan hanya karena malas mencuci wajah saja, tetapi hal-hal di bawah ini bisa menyebabkan jerawat menjadi aksesori pada kulit wajah Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormon&lt;br /&gt;Perhatikan waktu-waktu kedatangan dan kepergian si jerawat. Jika ia datang cukup teratur, yakni sekitar waktu-waktu menjelang siklus menstruasi Anda, berarti hal ini diakibatkan oleh siklus menstruasi Anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stres&lt;br /&gt;Jika Anda sering merasakan stres, memendam marah, dan hal ini tidak terkait dengan jadwal siklus menstruasi Anda, maka bisa jadi ini adalah masalah stres. Faktanya, saat stres, tubuh kita memproduksi lebih banyak androgen yang memicu jerawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telepon&lt;br /&gt;Ketahuilah, bahwa telepon menyimpan banyak bakteri, dan ketika telepon Anda memanas saat Anda bertelepon lama, ia akan membuka pori-pori Anda, saat itulah bakteri menemukan jalannya ke pipi Anda. Plus, iritasi akibat radiasi telepon saja sudah cukup mengganggu keseimbangan kulit Anda. Selain telepon, barang-barang lain yang sering menempel pada wajah juga bisa menimbulkan jerawat, seperti busa helm yang menempel di sisi wajah, contohnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krim pelembab wajah&lt;br /&gt;Krim pelembab wajah yang tidak tepat dengan jenis kulit wajah Anda pun bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori yang berujung pada wajah berjerawat. Pastikan Anda memilih jenis pelembab yang tepat dengan jenis kulit wajah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinar matahari&lt;br /&gt;Sinar matahari yang mengenai kulit wajah bisa menyebabkan kulit menebal. Karena kulit menebal, ia akan menutup pori-pori, dan bisa mengakibatkan jerawat muncul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosmetik berpigmentasi tinggi&lt;br /&gt;Coba ganti tipe kosmetik dekoratif Anda dengan yang terbuat dari mineral. Ingat, bahwa semakin tinggi konsentrasi pigmen pada kosmetik, semakin tinggi kemungkinannya untuk menutupi pori-pori wajah. Jika pori-pori wajah tertutup/menyempit, akan mempertinggi risiko kulit timbul jerawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krim dan sabun pencuci wajah&lt;br /&gt;Jika Anda salah memilih sabun pencuci wajah, atau Anda tidak tuntas membilas pencuci wajah, maka besar kemungkinan residu dari sabun pencuci wajah tersebut menimbulkan jerawat karena kulit teriritasi atau menyumbat pori-pori. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambut&lt;br /&gt;Rambut pun bisa jadi penyebab jerawat. Khususnya rambut kotor yang sering menerpa wajah. Karena itu, beberapa dokter kulit bahkan menyarankan agar wanita yang memiliki kecenderungan wajah berjerawat untuk mengikat rambutnya saat tidur. Anda tak pernah tahu kondisi sebenarnya rambut Anda. Karena jika Anda tidak keramas di malam hari, kotoran seharian akan menempel pada rambut dan bisa saja menempel pada wajah. Selain itu, kondisioner yang tak bersih setelah keramas pun juga bisa menyumbat pori-pori kulit jika rambut sempat menyeka wajah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-4515225928653333598?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/4515225928653333598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/beberapa-penyebab-jerawat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/4515225928653333598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/4515225928653333598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/beberapa-penyebab-jerawat.html' title='Beberapa Penyebab Jerawat'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mkLrCH7_bdI/TyYC_7e2PlI/AAAAAAAAAB0/Q1tGI_dUe5o/s72-c/1129445p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-8965069707080843125</id><published>2012-01-29T18:21:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T18:29:46.535-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>Biar Jerawat Tidak Bertambah Parah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-1LYf73AHQb8/TyYAUsRK7tI/AAAAAAAAABo/OwVN6mRHdoQ/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 233px; height: 216px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-1LYf73AHQb8/TyYAUsRK7tI/AAAAAAAAABo/OwVN6mRHdoQ/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5703246333591875282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Walau tidak dapat dicegah, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar jerawat tidak bertambah parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Cuci wajah dengan lembut setiap hari. Hindari menggosok terlalu keras atau mencuci terlalu sering dalam satu hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hindari keringat yang berlebihan jika Anda yakin itu dapat menyebabkan jerawat bertambah parah. Cuci muka segera setelah selesai beraktivitas agar wajah bersih dari keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sering mencuci rambut, terutama pemilik rambut berminyak. Jaga agar jangan sampai rambut menutupi wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hindari penggunaan produk rambut, seperti jel, mousse, dan pomade yang mengandung banyak minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sebisa mungkin tidak menyentuh wajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hindari terpapar bahan kimia yang keras dan minyak seperti minyak tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Rajin membersihkan wajah dari make-up sebelum pergi tidur. Tidur dengan make-up masih melekat akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Buang make-up yang sudah kadaluarsa. Bersihkan semua peralatan make-up secara teratur dengan air sabun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hindari memakai bedak dasar yang tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kenakan pakaian longgar. Pakaian ketat akan menyebabkan panas dan kelembaban terjebak di dalamnya dan membuat kulit teriritasi. Sebisa mungkin tidak memakai tas ransel, hel, atau peralatan olahraga untuk mencegah pergesekan dengan kulit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-8965069707080843125?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/8965069707080843125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/biar-jerawat-tidak-bertambah-parah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/8965069707080843125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/8965069707080843125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/biar-jerawat-tidak-bertambah-parah.html' title='Biar Jerawat Tidak Bertambah Parah'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-1LYf73AHQb8/TyYAUsRK7tI/AAAAAAAAABo/OwVN6mRHdoQ/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-1733903557217092603</id><published>2012-01-29T00:04:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T00:08:22.114-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KULINER'/><title type='text'>SAUS PASTA</title><content type='html'>Bahan :&lt;br /&gt;500 gr    daging sapi cincang&lt;br /&gt;500 gr    tomat, tuang air panas, kupas kulitnya, cincang halus&lt;br /&gt;100 gr    bawang bombay, cincang&lt;br /&gt;3 siung   bawang putih, memarkan, cincang&lt;br /&gt;150 gr    tomat, kupas kulit, blender (pengganti tomat pasta, boleh juga pake tomat pasta kaleng)&lt;br /&gt;2 sdm     mentega (untuk menumis)&lt;br /&gt;2 sdm     gula pasir&lt;br /&gt;50 ml     air&lt;br /&gt;1 sdt       oregano/ jinten&lt;br /&gt;½ sdt    basil&lt;br /&gt;Garam secukupnya&lt;br /&gt;Merica secukupnya&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;-    Tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu dan harum.&lt;br /&gt;-    Masukkan daging cincang, masak hingga berubah warna&lt;br /&gt;-    Masukkan tomat cincang dan tomat blender, tambahkan air, masak hingga mendidih&lt;br /&gt;-    Masukkan gula, garam, merica, oregano, basil, aduk rata&lt;br /&gt;-    Masak hingga air menyusut dan kental&lt;br /&gt;Untuk spaghetti :&lt;br /&gt;Rebus spaghetti, tiriskan.  Letakkan saus pasta diatasnya (bisa juga dicampur antara sphagetti dan saus pasta di wajan), taburi keju cheddar parut. Makan dengan saus tomat/saus sambal. Hidangkan selagi panas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-1733903557217092603?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/1733903557217092603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/saus-pasta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/1733903557217092603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/1733903557217092603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2012/01/saus-pasta.html' title='SAUS PASTA'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-44536823422200060</id><published>2011-12-10T07:44:00.000-08:00</published><updated>2012-01-29T00:16:06.243-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (RME)</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt;Matematika adalah salah satu ilmu dasar, yang semakin dirasakan interkasinya dengan bidang-bidang ilmu lainnya seperti ekonomi dan teknologi. Peran matematika dalam interaksi ini terletak pada struktur ilmu dan perlatan yang digunakan. Ilmu matematika sekarang ini masih banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti bidang industri, asuransi, ekonomi, pertanian, dan di banyak bidang sosial maupun teknik. Mengingat peranan matematika yang semakin besar dalam tahun-tahun mendatang, tentunya banyak sarjana matematika yang sangat dibutuhkan yang sangat terampil, andal, kompeten, dan berwawasan luas, baik di dalam disiplin ilmunya sendiri maupun dalam disiplin ilmu lainnya yang saling menunjang. Untuk menjadi sarjana matematika tidaklah mudah, harus benar-benar serius dalam belajar, selain harus belajar matematika, kita juga harus mempelajari bidang-bidang ilmu lainnya. Sehingga, jika sudah menjadi sarjana matematika yang dalam segala bidang bisa maka sangat mudah untuk mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata matematika berasal dari kata “mathema” dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai “sains, ilmu pengetahuan atau belajar.” Disiplin utama dalam matematika di dasarkan pada kebutuhan perhitungan dalam perdagangan, pengukuran tanah, dan memprediksi peristiwa dalam astronomi. Ketiga kebutuhan ini secara umum berkaitan dengan ketiga pembagian umum bidang matematika yaitu studi tentang struktur, ruang, dan perubahan. Pelajaran tentang struktur yang sangat umum dimulai dalam bilangan natural dan bilangan bulat, serta operasi aritmatikanya, yang semuanya dijabarkan dalam aljabar dasar. Sifat bilangan bulat yang lebih mendalam dipelajari dalam teori bilangan. Ilmu tentang ruang berawal dari geometri. Dan pengertian dari perubahan pada kuantitas yang dapat dihitung adalah suatu hal yang biasa dalam ilmu alam dan kalkulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perdagangan sangat berkaitan erat dengan matematika karena dalam perdagangan pasti akan ada perhitungan, di mana perhitungan tersebut bagian dari matematika. Secara tidak sadar ternyata semua orang menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari seperti jika ada orang yang sedang membangun rumah maka pasti orang tersebut akan mengukur dalam menyelesaikan pekerjaannya itu. Oleh karena itu matematika sangat bermanfaat sekali dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu karakteristik matematika adalah mempunyai objek yang bersifat abstrak ini dapat menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan dalam matematika. Prestasi matematika siswa baik secara nasional maupun internasional belum menggembirakan. Dalam pembelajaran matematika siswa belum bermakna, sehingga pengertian siswa tentang konsep sangat lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menurut Jenning dan Dunne (1999) mengatakan bahwa, kebanyakan siswa mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan matematika ke dalam situasi kehidupan real.” Hal ini yang menyebabkan sulitnya matematika bagi siswa adalah karena dalam pembelajaran matematika kurang bermakna, dan guru dalam pembelajarannya di kelas tidak mengaitkan dengan skema yang telah dimiliki oleh siswa dan siswa kurang diberikan kesempatan untuk menemukan kembali ide-ide matematika. Mengaitkan pengalaman kehidupan nyata, anak dengan ide-ide matematika dalam pembelajaran di kelas sangat penting dilakukan agar pembelajaran matematika bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Van de Henvel-Panhuizen (2000), bila anak belajar matematika terpisah dari pengalaman mereka sehari-hari, maka anak akan cepat lupa dan tidak dapat mengaplikasikan matematika. Salah satu pembelajaran matematika yang berorientasi pada matematisasi pengalaman sehari-hari dan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari adalah pembelajaran matematika realistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran matematika relaistik pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan di Belanda pada tahun 1970 oleh Institut Freudenthal. Pembelajaran matematika harus dekat dengan anak dan kehidupan nyata sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya ada sebagian siswa yang menganggap belajar matematika harus dengan berjuang mati-matian dengan kata lain harus belajar dengan ekstra keras. Hal ini menjadikan matematika seperti “monster” yang mesti ditakuti dan malas untuk mempelajari matematika. Apalagi dengan dijadikannya matematika sebagai salah satu diantara mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional yang merupakan syarat bagi kelulusan siswa-siswi SMP maupun SMA, ketakutan siswa pun makin bertambah. Akibat dari pemikiran negatif terhadap matematika, perlu kiranya seorang guru yang mengajar matematika melakukan upaya yang dapat membuat proses belajar mengajar bermakna dan menyenangkan. Ada beberapa pemikiran untuk mengurangi ketakutan siswa terhadap matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya dengan cara pembelajaran matematika realistik dimana pembelajaran ini mengaitkan dan melibatkan lingkungan sekitar, pengalaman nyata yang pernah dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan matematika sebagai aktivitas siswa. Dengan pendekatan RME tersebut, siswa tidak harus dibawa ke dunia nyata, tetapi berhubungan dengan masalah situasi nyata yang ada dalam pikiran siswa. Jadi siswa diajak berfikir bagaimana menyelesaikan masalah yang mungkin atau sering dialami siswa dalam kesehariannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran sekarang ini selalu dilaksanakan di dalam kelas, dimana siswa kurang bebas bergerak, cobalah untuk memvariasikan strategi pembelajaran yang berhubungan dengan kehidupan dan lingkungan sekitar sekolah secara langsung, sekaligus mempergunakannya sebagai sumber belajar. Banyak hal yang bisa kita jadikan sumber belajar matematika, yang penting pilihlah topik yang sesuai misalnya mengukur tinggi pohon, mengukur lebar pohon dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa lebih baik mempelajari sedikit materi sampai siswa memahami, mengerti materi tersebut dari pada banyak materi tetapi siswa tidak mengerti tersebut. Meski banyak tuntutan pencapaian terhadap kurikulum sampai daya serap namun dengan alokasi yang terbatas. Jadi guru harus memberanikan diri menuntaskan siswa dalam belajar sebelum ke materi selanjutnya karena hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman siswa dalam belajar matematika.&lt;br /&gt;Kebanyakan siswa, belajar matematika merupakan beban berat dan membosankan, jadinya siswa kurang termotivasi, cepat bosan dan lelah. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal di atas dengan melakukan inovasi pembelajaran. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain memberikan kuis atau teka-teki yang harus ditebak baik secara berkelompok ataupun individu, memberikan permainan di kelas suatu bilangan dan sebagainya tergantung kreativitas guru. Jadi untuk mempermudah siswa dalam pembelajaran matematika harus dihubungkan dengan kehidupan nyata yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Tujuan Penulisan&lt;br /&gt;Suatu pembelajaran matematika tidaklah sulit, ada cara untuk mempermudah dalam belajar matematika yaitu dengan cara Pembelajaran Matematika Realistik. Dimana pembelajaran ini menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam penulisan makalah ini bertujuan:&lt;br /&gt;1. Untuk mempermudah siswa dalam belajar matematika dapat menggunakan dalam pembelajaran matematika realistik.&lt;br /&gt;2. Guru dalam menyampaikan materi harus mempunyai strategi dalam pembelajaran matematika, supaya siswa tidak bosan dalam pembelajaran matematika.&lt;br /&gt;3. Supaya siswa mengetahui betapa menyenangkan mempelajari matematika.&lt;br /&gt;4. Untuk mengetahui lebih jelas lagi tentang pembelajaran matematika realistik.&lt;br /&gt;5. Untuk memaparkan secara teori pembelajaran matematika realistik.&lt;br /&gt;6. Untuk pengimplementasian pembelajaran matematika realistik.&lt;br /&gt;7. Kaitan antara pembelajaran matematika realistik dengan pengertian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Pertanyaan Penulisan&lt;br /&gt;1. Apa yang dimaksud dengan pembelajaran matematika realistik?&lt;br /&gt;2. Bagaimana cara strategi seorang guru dalam pembelajaran matematika supaya siswa menyukai pembelajaran matematika?&lt;br /&gt;3. Kenapa matematika tidak disukai oleh siswa?&lt;br /&gt;4. Karakteristik apa saja yang ada dalam RME?&lt;br /&gt;5. Mengapa siswa selalu lupa dengan konsep yang telah dipelajari?&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1 Matematika Realistik (MR)&lt;br /&gt;Matematika realistik yang dimaksudkan dalam hal ini adalah matematika sekolah yang dilaksanakan dengan menemaptkan realitas dan pengalaman siswa sebagai titik awal pembelajaran. Masalah-masalah realistik digunakan sebagai sumber munculnya konsep-konsep matematika atau pengetahuan matematika formal. Pembelajaran matematika realistik di kelas berorientasi pada karakteristik RME, sehingga siswa mempunyai kesempatan untuk menemukan kembali konsep-konsep matematika. Dan siswa diberi kesempatan untuk mengaplikasikan konsep-konsep matematika untuk memecahkan masalah sehari-hari. Karakteristik RME menggunakan: konteks “dunia nyata”, model-model, produksi dan kontruksi siswa, interaktif dan keterkaitan. (Trevers, 1991; Van Heuvel-Panhuizen, 1998). Di sini akan mencoba menjelaskan tentang karakteristik RME.&lt;br /&gt;a. Menggunakan konteks “dunia nyata” yang tidak hanya sebagai sumber matematisasi tetapi juga sebagai tempat untuk mengaplikasikan kembali matematika. Pembelajaran matematika realistik diawali dengan masalah-masalah yang nyata, sehingga siswa dapat menggunakan pengalaman sebelumnya secara langsung. Proses pencarian (inti) dari proses yang sesuai dari situasi nyata yang dinyatakan oleh De Lange (1987) sebagai matematisasi konseptual. Dengan pembelajaran matematika realistik siswa dapat mengembangkan konsep yang lebih komplit. Kemudian siswa juga dapat mengaplikasikan konep-konsep matematika ke bidang baru dan dunia nyata. Oleh karena itu untuk membatasi konsep-konsep matematika dengan pengalaman sehari-hari perlu diperhatikan matematisasi pengalaman sehari-hari dan penerapan matematika dalam sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Menggunakan model-model (matematisasi) istilah model ini berkaitan dengan model situasi dan model matematika yang dikembangkan oleh siswa sendiri. Dan berperan sebagai jembatan bagi siswa dari situasi real ke situasi abstrak atau dari matematika informal ke matematika formal. Artinya siswa membuat model sendiri dalam menyelesaikan masalah. Model situasi merupakan model yang dekat dengan dunia nyata siswa. Generalisasi dan formalisasi model tersebut. Melalui penalaran matematika model-of akan bergeser menjadi model-for masalah yang sejenis. Pada akhirnya akan menjadi model matematika formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Menggunakan produksi dan konstruksi streefland (1991) menekankan bahwa dengan pembuatan “produksi bebas” siswa terdorong untuk melakukan refleksi pada bagian yang mereka anggap penting dalam proses belajar. Strategi-strategi formal siswa yang berupa prosedur pemecahan masalah konstekstual merupakan sumber inspirasi dalam pengembangan pembelajaran lebih lanjut yaitu untuk mengkonstruksi pengetahuan matematika formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Menggunakan interaktif. Interaktif antara siswa dengan guru merupakan hal yang mendasar dalam pembelajaran matematika realistik. Bentuk-bentuk interaktif antara siswa dengan guru biasanya berupa negoisasi, penjelasan, pembenaran, setuju, tidak setuju, pertanyaan, digunakan untuk mencapai bentuk formal dari bentuk-bentuk informal siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Menggunakan keterkaitan dalam pembelajaran matematika realistik. Dalam pembelajaran ada keterkaitan dengan bidang yang lain, jadi kita harus memperhatikan juga bidang-bidang yang lainnya karena akan berpengaruh pada pemecahan masalah. Dalam mengaplikasikan matematika biasanya diperlukan pengetahuan yang kompleks, dan tidak hanya aritmatika, aljabar, atau geometri tetapi juga bidang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2 Pembelajaran Matematika Realistik&lt;br /&gt;Pembelajaran matematika realistik merupakan teori belajar mengajar dalam pendidikan matematika. Teori pembelajaran matematika realistik pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan di Belanda pada tahun 1970 oleh Institut Freudenthal. Freudenthal berpendapat bahwa matematika harus diartikan dengan realita dan matematika merupakan aktivitas manusia. Dari pendapat Freudenthal memang benar alangkah baiknya dalam pembelajaran matematika harus ada hubungannya dengan kenyataan dan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu manusia harus diberi kesempatan untuk menemukan ide dan konsep matematika dengan bimbingan orang dewasa. Matematika harus dekat dengan anak dan kehidupan sehari-hari. Upaya ini dilihat dari berbagai situasi dan persoalan-persoalan “realistik”. Realistik ini dimaksudkan tidak mengacu pada realitas pada realitias tetapi pada sesuatu yang dapat dibayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun menurut pandangan konstruktifis pembelajaran matematika adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruksi konsep-konsep matematika dengan kemampuan sendiri melalui proses internalisasi. Guru dalam hal ini berperan sebagai fasilitator. Dalam pembelajaran matematika guru memang harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan sendiri konsep-konsep matematika dengan kemampuan siswa sendiri dan guru terus memantau atau mengarahkan siswa dalam pembelajaran walaupun siswa sendiri yang akan menemukan konsep-konsep matematika, setidaknya guru harus terus mendampingi siswa dalam pembelajaran matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Davis (1996), pandangan konstruktivis dalam pembelajaran matematika berorientasi pada:&lt;br /&gt;1. Pengetahuan dibangun dalam pikiran melalui proses asimilasi atau akomodasi.&lt;br /&gt;2. Dalam pengerjaan matematika, setiap langkah siswa dihadapkan kepada apa.&lt;br /&gt;3. Informasi baru harus dikaitkan dengan pengalamannya tentang dunia melalui suatu kerangka logis yang mentransformasikan, mengorganisasikan, dan menginterpretasikan pengalamannya.&lt;br /&gt;4. Pusat pembelajaran adalah bagaimana siswa berpikir, bukan apa yang mereka katakan atau tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Davis tersebut, dalam pembelajaran matematika siswa mempunyai pengetahuan dalam berpikir melalui proses akomodasi dan siswa juga harus dapat menyelesaikan masalah yang akan dihadapinya. Siswa mengetahui informasi baru dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari secara logis, dalam pembelajaran ini harus bisa memahami dan berpikir sendiri dalam menyelesaikan masalah tersebut, jadi tidak tergantung kepada guru, siswa juga dapat mempunyai cara tersendiri untuk menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstruktivis ini dikritik oleh Vygotsky, yang menyatakan bahwa siswa dalam mengkonstruksi suatu konsep perlu memperhatikan lingkungan sosial. Konstruktivisme ini oleh Vygotsky disebut konstruktisme sosial (Taylor, 1993; Wilson, Teslow dan Taylor, 1993; Atwel, Bleicher dan Cooper, 1998). Ada dua konsep penting dalam teori Vygotsky (Slavin, 1997), yaitu Zone of Proximal Development (ZPD) dan scaffolding. Zone of Proximal Development (ZPD) merupakan jarak antara tingkat perkembangan sesungguhnya yang didefinisikan sebagai kemampuan pemecahan masalah secara mandiri dan tingkat perkembangan potensial yang didefinisikan sebagai kemampuan pemecahan masalah di bawah bimbingan orang dewasa atau melalui kerja sama dengan teman sejawat yang lebih mampu. Scraffolding merupakan pemberian sejumlah bantuan kepada siswa selama tahap-tahap awal pembelajaran, kemudian mengurangi bantuan dan memberi kesempatan untuk mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar setelah ia dapat melakukannya (Slavin, 1997). Jadi Zone of Proximal Development ini ada siswa yang menyelesaikan masalah secara sendiri, dan ada siswa yang menyelesaikan masalah harus dengan persetujuan orang dewasa. Sedangkan scraffolding mempunyai tahap-tahap pembelajaran, dalam pembelajaran awal siswa dibantu, tapi bantuan itu sedikit demi sedikit dikurangi. Setelah itu siswa diberikan kesempatan untuk menyelesaikan masalah sendiri dan mempunyai tanggung jawab yang semakin besar setelah siswa dapat melakukannya. Scraffolding merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa untuk belajar memecahkan masalah. Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, menguraikan masalah ke dalam langkah-langkah pemecahan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang memungkinkan siswa itu belajar mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip penemuan dapat diinspirasikan oleh prosedur-prosedur pemcahan informal, sedangkan proses penemuan kembali menggunakan konsep matematisasi. Ada dua jenis matematisasi diformlasikan oleh Treffers (1991), yaitu matematisasi horizontal dan vertikal. Contoh matematisasi horizontal adalah pengidentifikasian, perumusan, dan penvisualisasian masalah dalam cara-cara yang berbeda dan pentransformasian masalah dunia real ke dunia matematika. Contoh matematisasi vertikal adalah representasi hubungan-hubungan dalam rumus, perbaikan dan penyelesaian model matematika, penggunaan model-model yang berbeda dan penggeneralisasian. Kedua jenis ini mendapat perhatian seimbang, karena kedua matematisasi ini mempunyai nilai yang sama. Berdasarkan matematisasi horizontal dan vertikal, pendekatan dalam pendidikan matematika dibedakan menjadi empat jenis yaitu mekanistik, empiristik, strukturalistik, dan realistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan mekanistik adala pendekatan secara tradisional dan didasarkan pada apa yang diketahui dan pengalaman sendiri. Pendekatan empiristik adalah suatu pendekatan dimana konsep-konsep matematika tidak diajarkan dan siswa diharapkan dapat menemukan sendiri melalui matematisasi horizontal, pendekatan strukturalistik adalah suatu pendekatan yang menggunakan sistem formal, misalnya dalam pengajaran penjumlahan secara panjang perlu didahului dengan nilai tempat, sehingga suatu konsep dicapai melalui matematisasi vertikal. Pendekatan realistik adalah suatu pendekatan yang menggunakan masalah realistik sebagai pangkal tolak pembelajaran. Melalui aktivitas matematisasi horizontal dan vertilal diharapkan siswa dapat menemukan konsep-konsep matematika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat konstruktivis sosial memandang kebenaran matematika tidak bersifat absolut dan mengidentifikasi matematika sebagai hasil dari pemecahan masalah dan pengajuan masalah oleh manusia (Ernest, 1991). Dalam pembelajaran matematika, Cobb, Yackel dan Wood (1992) menyebutnya dengan konstruktivisme sosio. Siswa berinteraksi dengan guru, dan berdasarkan pada pengalaman informal siswa mengembangkan strategi-strategi untuk merespon masalah yang diberikan. Karakteristik pendekatan konstrutivis sosio ini sangat sesuai dengan karakteristik RME. Konsep ZPD dan Scraffolding dalam pendekatan konstruktivis sosio, di dalam pembelajaran matematika realistik disebut dengan penemuan kembali terbimbing. Menurut Graevenmeijer (1994) walaupun kedua pendekatan ini mempunyai kesamaan tetapi kedua pendekatan ini dikembangkan secara terpisah. Perbedaan keduanya adalah pendekatan konstruktivis sosio merupakan pendekatan pembelajaran yang bersifat umum, sedangkan pembelajaran matematika realistik merupakan pendekatan khusus yaitu hanya dalam pembelajaran matematika.&lt;br /&gt;2.3 Implementasi pembelajaran Matematika Realistik&lt;br /&gt;Untuk memberikan gambaran tentang implementasi pembelajaran matematika realistik, misalnya diberikan contoh tentang pembelajaran pecahan di sekolah dasar (SD). Sebelum mengenalkan pecahan kepada siswa sebaiknya pembelajaran pecahan dapat diawali dengan pembagian menjadi bilangan yang sama misalnya pembagian kue, supaya siswa memahami pembagian dalam bentuk yang sederhana dan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga siswa benar-benar memahami pembagian setelah siswa memahami pembagian menjadi bagian yang sama, baru diperkenalkan istilah pecahan. Pembelajaran ini sangat berbeda dengan pembelajaran bukan matematika realistik dimana siswa sejak awal dicekoki dengan istilah pecahan dan beberapa jenis pecahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran matematika realistik diawali dengan dunia nyata, agar dapat memudahkan siswa dalam belajar matematika, kemudian siswa dengan bantuan guru diberikan kesempatan untuk menemukan sendiri konsep-konsep matematika. Setelah itu, diaplikasikan dalam masalah sehari-hari atau dalam bidang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4 Kaitan Antara Pembelajaran Matematik Realistik dengan Pengertian&lt;br /&gt;Kalau kita perhatikan para guru dalam mengajarkan matematika senantiasa terlontar kata “bagaimana, apa mengerti?” siswa pun buru-buru menjawab mengerti. Siswa sering mengeluh, seperti berikut,”pak…pada saat di kelas saya mengerti penjelasan bapak,tetapi begitu sampai dirumah saya lupa,”atau” pak…pada saat dikelas saya mengerti contoh yang bapak berikan, tetapi saya tidak bisa menyelesaikan soal-soal latihan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dialami oleh siswa pada ilustrasi diatas menunjukkan bahwa siswa belum mengerti atau belum mempunyai pengetahuan konseptual. Siswa yang mengerti konsep dapat menemukan kembali konsep yang mereka lupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitzell(1982) mengatakan bahwa, hasil belajar siswa secara langsung dipengaruhi oleh pengalaman siswa dan faktor internal. Pengalaman belajar siswa dipengaruhi oleh unjuk kerja guru. Bila siswa dalam belajarnya bermakna atau terjadi kaitan antara informasi baru dengan jaringan representasi, maka siswa akan mendapatkan suatu pengertian. Mengembangkan pengertian merupakan tujuan pengajaran matematika. Karena tanpa pengertian orang tidak dapat mengaplikasikan prosedur, konsep, ataupun proses. Dengan kata lain, matematika dimengerti bila representasi mental adalah bagian dari jaringan representasi (Hieber dan carpenter,1992). Matematika bukan hanya dimengerti tapi harus benar-benar memahami persoalan yang sedang dihadapi. Umumnya sejak anak-anak orang telah mengenal ide matematika. Melalui pengalaman dalam kehidupan sehari-hari mereka mengembangkan ide-ide yang lebih kompleks, misalnya tentang bilangan, pola, bentuk, data, ukuran,dan sebagainya. Anak sebelum sekolah belajar ide matematika secara alamiah. Hal ini menunjukkan bahwa siswa datang kesekolah bukanlah dengan kepala “kosong” yang siap diisi dengan apa saja. Pembelajaran disekolah akan lebih bermakna bila guru mengaitkan dengan apa yang telah diketahui anak. Pengertian siswa tentang ide matematika dapat dibangun melalui sekolah, jika mereka secara aktif mengaitkan dengan pengetahuan mereka. Hanna dan yackel (NCTM,2000) mengatakan bahwa belajar dengan pengertian dapat ditingkatkan melalui interaksi kelas dan interaksi sosial dapat digunakan untuk memperkenalkan keterkaitan di antara ide-ide dan mengorganisasikan pengetahuan kembali. Dalam pembelajaran guru haruslah berinteraksi dengan siswa, agar siswa lebih mudah memahami apa yang telah diajarkan, tentunya dalam pembelajaran harus dikaitkan dengan kehidupan nyata untuk memudahkan siswa dalam belajar.&lt;br /&gt;Pembelajaran matematika realistik memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan kembali dan memahami konsep-konsep matematika berdasarkan pada masalah realistik yang diberikan oleh guru. Situasi realistik dalam masalah memungkinkan siswa menggunkan cara-cara informal untuk menyelesaikan masalah. Cara-cara informal siswa yang merupakan produksi siswa memegang peranan penting dalam penemuan kembali dan memahami konsep. Hal ini berarti informasi yang diberikan kepada siswa telah dikaitkan dengan skema anak. Melalui interaksi kelas keterkaitan skema anak akan menjadi lebih kuat. Dengan demikian, pembelajaran matematika realistik akan mempunyai kontribusi yang sangat tinggi dengan pengertian siswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-44536823422200060?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/44536823422200060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2011/12/pembelajaran-matematika-realistik-rme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/44536823422200060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/44536823422200060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2011/12/pembelajaran-matematika-realistik-rme.html' title='PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (RME)'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-2975936209367717919</id><published>2011-10-12T06:45:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:54:04.009-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>semoga bermanfaat</title><content type='html'>ini adalah blog q yang semoga bisa bermanfaat untuk semuanya yang membaca&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-2975936209367717919?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/2975936209367717919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2011/10/semoga-bermanfaat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2975936209367717919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2975936209367717919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2011/10/semoga-bermanfaat.html' title='semoga bermanfaat'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-5739206505870627884</id><published>2011-03-14T17:29:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T18:00:24.357-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>RAHASIA KA'BAH</title><content type='html'>Astronout Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari Planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ???”&lt;br /&gt;Para Astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada masalah tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut. &lt;br /&gt;Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya kenapa jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.&lt;br /&gt;Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877) “&lt;br /&gt;==========WallahuallamBissawab===========&lt;br /&gt;Dikutip dari rajwarafi.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-5739206505870627884?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/5739206505870627884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2011/03/rahasia-kabah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5739206505870627884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5739206505870627884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2011/03/rahasia-kabah.html' title='RAHASIA KA&apos;BAH'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-2554734187255875504</id><published>2010-05-19T01:13:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:50:20.875-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIBURAN'/><title type='text'>MEMBUAT PELAJARAN MATEMATIKA MENYENANGKAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_xUs_PMyW6F0/S_OeTOZ7enI/AAAAAAAAAAw/wX31g51hKCw/s1600/nguhxg.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 243px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xUs_PMyW6F0/S_OeTOZ7enI/AAAAAAAAAAw/wX31g51hKCw/s320/nguhxg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5472892025306839666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak siswa tidak menyukai pelajaran matematika, merupakan sebuah fakta yang dapat diperbaiki melalui sebuah cara sederhana yang dapat dikerjakan oleh seorang guru ketika merencanakan dan melakukan pembelajaran matematika.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika banyak siswa yang takut terhadap pelajaran matematika, atau terlihat bosan, seorang guru perlu melakukan segala sesuatu yang dapat membuat pelajaran matematika menarik.  Siswa yang menyukai pelajaran matematika mampu memperoleh hasil yang baik pada standar kompetensi yang telah ditentukan.  Oleh karena itu perlu bagi seorang guru untuk melakukan segala sesuatu untuk menolong siswa agar merasa senang dengan pelajaran matematika.&lt;br /&gt;Jika seorang guru tidak menyenangi terhadap suatu subyek (pelajaran), maka para siswanya juga tidak akan menyenangi pembelajarannya.  Semakin banyak energi positif yang dimiliki seorang guru terhadap sebuah subyek (pelajaran), akan semakin menyenangkan pembelajarannya.  Seorang guru yang tidak menyukai matematika mempunyai tingkat energi yang lebih rendah dibandingkan seorang guru yang menyukai matematika.  Semakin banyak energi yang guru masukkan ke dalam perencanaan dan pembelajaran, akan menjadikan pelajaran semakin menyenangkan, sehingga siswa akan lebih antusias dan bergairah.&lt;br /&gt;Ketika membuat perencanaan untuk pelajaran matematika, perlu mewujudkannya dengan kreatif, membentuk pelajaran matematika interaktif yang melibatkan para siswa dalam proses pembelajaran.  Jika memungkinkan, rencanakan aktifitas yang akan menjadikan siswa-siswa berdiri dan bergerak di dalam atau di sekitar kelas.  Beberapa tips untuk perencanaan (pembelajaran) matematika sebagai berikut:&lt;br /&gt;  Fokuskan pada satu kemampuan matematika guna menjamin kedalaman pembelajarannya &lt;br /&gt;  Antisipasi perlunya menyediakan bantuan tambahan untuk siswa-siswa yang memiliki kesulitan belajar &lt;br /&gt;  Rencanakan kegiatan tambahan untuk menjamin bahwa siswa-siswa berkemampuan maju memperoleh sesuatu yang menarik untuk dilakukan &lt;br /&gt;  Rencanakan permainan-permaian matematika jika memungkinkan &lt;br /&gt;  Rencanakan kerja kelompok yang memberikan kesempatan bagi yang siswa-siswa yang maju membantu siswa-siswa yang lambat belajarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-2554734187255875504?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/2554734187255875504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/05/banyak-siswa-tidak-menyukai-pelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2554734187255875504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2554734187255875504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/05/banyak-siswa-tidak-menyukai-pelajaran.html' title='MEMBUAT PELAJARAN MATEMATIKA MENYENANGKAN'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xUs_PMyW6F0/S_OeTOZ7enI/AAAAAAAAAAw/wX31g51hKCw/s72-c/nguhxg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-7388564558482155835</id><published>2010-04-28T00:45:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:50:20.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIBURAN'/><title type='text'>MEDIA PENDIDIKAN</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENDAHULUAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;A. Latar Belakang &lt;br /&gt;Media pendidikan adalah suatu bagian integral dari proses pendidikan di sekolah karena itu menjadi suatu bidang yang harus dikuasai oleh setiap guru profesional.&lt;br /&gt;Bidang ini telah berkembang sedemikian rupa berkat kemajuan ilmu, teknologi dan perubahan sikap masyarakat, maka telah ditafsirkan secara lebih luas dan mempunyai fungsi yang lebih luas pula serta memiliki nilai yang sangat penting dalam dunia pendidikan di sekolah.&lt;br /&gt;Sejalan dengan kemajuan ilmu, teknkologi dan perubahan sikap masyarakat dewasa ini pendidikan disekolah- sekolah telah menunjukkan perkembangan yang pesat, perubahan dan pembaharuan bukan hanya terjadi pada kurikulum, metodologi pengajaran dan  penilaian pendidikan namun juga peralatan dan pemahaman- pemahaman tentang media pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Masalah atau Topik Bahasan&lt;br /&gt;a) Bagaimana hubungan media pendidikan dengan proses belajar mengajar?&lt;br /&gt;b) Apa saja fungsi media pendidikan pada proses belajar mengajar ?&lt;br /&gt;c) Apa saja persyaratan alat peraga yang memadai?&lt;br /&gt;d) Bagaimana memilih alat peraga yang tepat?&lt;br /&gt;e) Apa saja Ciri-ciri kegagalan menggunakan alat peraga?&lt;br /&gt;f) Apa saja kelebihan dan kekurangan media pendidikan?&lt;br /&gt;g) Bagaimana mengelolaan media pendidikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tujuan Penulisan Makalah &lt;br /&gt;Makalah ini dimaksudkan untuk mendiskripsikan hubungan media pendidikan dengan proses belajar mengajar, fungsi media  pendidikan pada proses belajar mengajar, persyaratan alat peraga yang memadai,  memilih alat peraga yang tepat, ciri-ciri kegagalan menggunakan alat peraga, kelebihan dan kekurangan media pendidikan serta pengelolaan media pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PEMBAHASAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;A. Hubungan Media Pendidikan dengan Proses Belajar Mengajar.&lt;br /&gt;a. Pengertian belajar mengajar.&lt;br /&gt;Menuut pandangan tradisional belajar adalah usaha memperoleh sujumlah ilmu pengetahuan.  Manurut pandangan modern belajar adalah proses perubahan tingkah laku berkat interaksi dengan lingkungan. Menurut pandangan modern ini seseorang dikatakan telah melakukan proses belajar apabila terjadi perubahan tingkah laku, misalnya dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dan sebagainya. Tingkah laku mengandung pengertian yang luas, meliputi segi jasmani(srtuktural) dan segi rohani(fungsional). Tidak seperti pandanan tradisional yang hanya pada pengetahuan , pola tingkah laku itu terdiri dari berbagai aspek, ketrampilan, kebiasaan, emosi, budi pekerti, apresiasi, jasmani, hubungan sosial dan lain-lain.&lt;br /&gt;b. Pengertian media pendidikan.&lt;br /&gt;Menurut Santoso S. Hamidjojo, media adalah pendidikan adalah media yang penggunaannya diintegrasikan dangan tujuan dan isi pengajaran yang biasanya sudah dituangkan dalam Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP) dan dimaksudkan untuk mengoptimalkan pencapaian suatu kegiatan belajar mengajar.&lt;br /&gt;Menurut Briggs, media pendidikan adalah peralatan fisik untuk menbawakan atau menyampaikan pengajaran, mencakup buku, film, video tape, sajian slide dan  sebagainya, serta suara  guru dan perilaku non verbal.&lt;br /&gt;Dari dua pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan media pendidikan adalah perangkat”software” dan atau “hardware” yang berfungsi sebagai alat belajar dan alat bantu belajar. Yang dimaksud dengan “hardware” menurut Vernon S. Gerlack adalah peralatan seperti overhead projektor, radio, tape recorder, slide televisi dan lain-lain.sedangkan yang dimaksud dengan “software” adalah the stimuli which are stored and transmitted, misalnya informasi dan cerita yang terdapat pada film informasi dan bahan pelajaran yang terdapat dalam slide dan overhead projektor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ciri-ciri Umum Dari Media Pendidikan&lt;br /&gt;Ciri-ciri umum dari media pendidikan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Media pendidikan identik artinya dengan pengertian keperagaan yang berasal dari kata “raga”, artinya suatu benda yang dapat diraba, dilihat, didengar, dan dapat diamati menurut panca indera kita.&lt;br /&gt;b. Tekanan utama terletak pada benda atau hal-hal yang bisa dilihat dan didengar.&lt;br /&gt;c. Media pendidikan digunakan dalam rangka hubungan (komunikasi) dalam pengajaran, antara guru dan siswa.&lt;br /&gt;d. Media pendidikan adalah semacam alat bantu belajar mengajar baik didalam ataupun diluar kelas.&lt;br /&gt;e. Media pendidikan mengandung aspek; sebagai alat dan sebagai teknik, yang sangat erat pertaliannya dengan metode mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Fungsi Media Pendidikan Pada Proses Belajar Mengajar.&lt;br /&gt;D.T. Ruseffendi, mengatakan bahwa tipe berpikir dibagi menjadi empat tahap, yaitu:&lt;br /&gt;a. Tahap berpikir kongkret&lt;br /&gt;b. Tahap berpikir semi kongkret&lt;br /&gt;c. Tahap berpikir semi abstrak&lt;br /&gt;d. Tahap berpikir abstrak&lt;br /&gt;Dari uraian di atas jelas sekali bahwa media pembelajaran dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk mampu berpikir abstrak. Dapat disimpulkan pula fungsi khusus dari media pendidikan antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Untuk mengurangi atau menghindari terjadinya salah komunikasi&lt;br /&gt;b. Untuk meningkatkan hasil belajar mengajar&lt;br /&gt;c. Untuk meningkatkan minat belajar siswa&lt;br /&gt;d. Untuk membuat konsep matematika abstrak yang dapat disajikan dalam bentuk kongkret sehingga lebih dapat dipahami, dimengerti dan dapat disajikan sesuai dengan tingkat-tingkat berpikir siswa&lt;br /&gt;e. Untuk membantu daya tilik siswa dalam memahami sesuatu&lt;br /&gt;f. Untuk membantu melihat hubungan antara konsep-konsep dalam matematika dengan alam sekitar&lt;br /&gt;g. Dapat dijadikan sebagai obyek penelitian untuk menyempurnakan nilai-nilai atau manfaat dari alat itu sendiri&lt;br /&gt;h. Untuk menghindari verblisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Jenis-jenis Media Pendidikan&lt;br /&gt;Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:&lt;br /&gt;a. Media auditif&lt;br /&gt;Media yang hanyamengandalkan suara saja seperi radio,kaset rekoorder, peringan hitam.media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai kelainan pendengaran&lt;br /&gt;b. Media visual&lt;br /&gt;Media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip, slides, foto, gambar atau lukisan, dan cetakan. Ada pula yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, dan film kartun.&lt;br /&gt;c. Media audio visual&lt;br /&gt;Media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunya kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini dibagi dalam:&lt;br /&gt;• Audio visual murni yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar derasal dari satu sumberseperti video kaset&lt;br /&gt;• Audio visual tidak murni yaitu unsur suara dan unsur gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya film bingkai suara yang unsur gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsur suaranya berasal dari tape recorder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Persyaratan Alat Peraga yang Memadai.&lt;br /&gt;             Menurut E. T. Russeffendi, dalam bukunya Pengajaran matematika Modern seri keempat, beberapa persyaratan yang harus dimiliki alat peraga antara lain:&lt;br /&gt;a. Tahan lama (dibuat dari bahan- bahan yang cukup kuat)&lt;br /&gt;b. Bentuk dan warnanya menarik&lt;br /&gt;c. Sederhana dan mudah dikelola (tidak rumit)&lt;br /&gt;d. Ukurau sesuai (seimbang) dengan ukuran fisik anak&lt;br /&gt;e. Dapat menyajikan konsep matematika, baik dalam bentuk real, gambar atau diagram&lt;br /&gt;f. Sesuai dengan konsep pada matematika&lt;br /&gt;g. Dapat memperjelas konsep matematika dan bukan sebaliknya (mempersulit konsep pemahaman konsep matematika)&lt;br /&gt;h. Peragaan mampu menjadi dasar bagi tumbuhnya konsep berfikir abstrak bagi siswa&lt;br /&gt;i. Bila mungkin alat peraga tersebut dapat berfaedah lipat ( banyak )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Memilih Alat Peraga yang Tepat.&lt;br /&gt;Agar media pembelajaran mampu memberi hasil sesuai dengan yang diharapkan maka sebagai pengajar harus cermat memilih alat peraga. Kriteria pemilihan alat peraga sangat tergantung kepada:&lt;br /&gt;a. Tujuan&lt;br /&gt;b. Materi pelajaran&lt;br /&gt;c. Strategi belajar mengajar&lt;br /&gt;d. Kondisi lingkungan, seperti ruang, tempat duduk, banyak murid, waktu yang tersedia&lt;br /&gt;e. Kondisi siswa&lt;br /&gt;Menurut wilkinson, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam memilih media pembelajaran, yakni&lt;br /&gt;1. Tujuan&lt;br /&gt;Media yang dipilih hendaknya menunjang tujuan pembelajaran yang dirumuskan. Tujuan yang dirumuskan ini adalah kriteria yang paling cocok, sedangkan tujuan pembelajaran yang lain merupakan kelengkapan dari kriteria utama.&lt;br /&gt;2. Ketepatgunaan&lt;br /&gt;Jika materi yang akan dipelajari adalah bagian-bagian yang penting dari benda, maka gambar seperti bagan dan slide dapat digunakan. Apabila yang dipelajarai adalah aspek-aspek yang menyakut gerak, maka media film atau video akan lebih tepat. Wilkinson menyatakan bahwa penggunaan bahan-bahan yang bervariasi menghasilkan dan meningkatkan pencapain akademik.&lt;br /&gt;3. Keadaan siswa&lt;br /&gt;Media akan efektif digunakan apabila tidak tergantung dari beda interindividual antara siswa. Msialnya kalau siswa tergolong tipe auditif/visual maka siswa yang tergolong auditif dapat belajar dengan media visual dari siswa yang tergolong visual dapat juga belajar dengan menggunakan media auditif.&lt;br /&gt;4. Ketersediaan&lt;br /&gt;Walaupun suatu media dinilai sangat tepat untuk mencapai tuuan pembelajaran, media tersebut tidak dapat digunakan jika tidak tersedia. Menurut wilkinson, media merupakan alat mengajar dan belajar, peralatan tersebut harus tersedia ketika dibutuhkan untuk memenuhi keperluan siswa dan guru.&lt;br /&gt;5. Biaya&lt;br /&gt;Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan menggunakan media, hendaknya benar-benar seimbang dengan hasil-hasil yang akan dicapai.&lt;br /&gt;Menurut Canei, R. Springfield, dan Clark., C. (1998 : 62) dasar pemilihan alat bantu visual adalah memilih alat bantu yang sesuai dengan kematangan, minat dan kemampuan kelompok, memilih alat bantu secara tepat untuk kegiatan pembelajaran, mempertahankan keseimbangan dalam jenis alat bantu yang dipilih, menghindari alat bantu yang berelebihan, serta mempertanyakan apakah alat bantu tersebut diperlukan dan dapat mempercepat pembelajaran atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Kegagalan Menggunakan Media Pendidikan.&lt;br /&gt;Pengajaran mengunakan alat peraga tidak selamanya membuahkan hasil baik seperti yang diharapkan. Bahkan tidak dipungkiri jika media pembelajaran dapat membuat siswa gagal dalam belajarnya. Kegagalan dalam penggunaan alat peraga terjadi bila:&lt;br /&gt;a. Generalisasi konsep abstrak dari representasi hal-hal kongkret tidak tercapai&lt;br /&gt;b. Alat peraga yang digunakan hanya sekedar sajian yang tidak memiliki nilai-nilai yang tidak menunjang konsep-konsep dalam pembelajaran&lt;br /&gt;c. Tidak disajikan pada saat yang tepat&lt;br /&gt;d. Memboroskan waktu&lt;br /&gt;e. Digunakan pada anak yang sebenarnya tidak memerlukannya&lt;br /&gt;f. Tidak menarik, mempersulit konsep yang dipelajari, mudah rusak&lt;br /&gt;¬¬¬&lt;br /&gt;G. Kelebihan dan Kekurangan Media Pendidikan.&lt;br /&gt;Secara umum terdapat beberapa kelebihan dan kelemahan dalam penggunaannya.&lt;br /&gt;a. Kelebihan penggunaan media pembelajaran&lt;br /&gt;Diantara kelebihan atau kegunaan media pembelajaran yaitu:&lt;br /&gt;a. Memperjelas penyajian pesanagar tidak terlalu bersifat verbalistis( dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka)&lt;br /&gt;b. Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti: &lt;br /&gt; Objek yang terlalu besar digantikan dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model&lt;br /&gt; Obyek yang kecil dibantu dengan proyektor micro, film bingkai, film atau gambar&lt;br /&gt; Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi&lt;br /&gt; Kejadian atau peristiwa yang terjadi masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto maupun secara verbal&lt;br /&gt; Obyek yang terlalu kompleks (mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram, dll&lt;br /&gt; Konsep yang terlalu luas (gunung ber api, gempa bumi, iklim dll) dapat di visualkan dalam bentuk film,film bingkai, gambar,dll.&lt;br /&gt;c. Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk:&lt;br /&gt; Menimbulkan kegairahan belajar&lt;br /&gt; Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan&lt;br /&gt; Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri sesuai kemampuan dan minat masing-masing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Dengan sifat yang unik pada tiapsiswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa,maka guru akan mengalami kesulitan. Semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang guru dan siswa juga berbeda. Masalah ini juga bisa diatasi dengan media yang berbeda dengan kemampuan dalam:&lt;br /&gt; Memberikan perangsang yang sama&lt;br /&gt; Mempersamakan pengalaman&lt;br /&gt; Menimbulkan persepsi yang sama. &lt;br /&gt;b. Kelemahan penggunaan media pembelajaran&lt;br /&gt;Ada beberapa kelemahan sehubungan dengan gerakan pengajaran visual anatar lain terlalu menekankan bahan-bahan visualnya sendiri dengan tidak menghirukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan desain,pengembangan,produksi, evaluasi, dan pengelolaan bahan-bahan visual. Disamping itu juga bahan visual dipandang sebagai alat bantu semata bagi guru dalam proses pembelajaran sehingga keterpaduan antara bahan pelajaran dan alat bantu tersebut diabaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENUTUP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;A. Kesimpulan&lt;br /&gt;Media pendidikan adalah perangkat”software” dan atau “hardware” yang berfungsi sebagai alat belajar dan alat bantu belajar. Yang dimaksud dengan “hardware” menurut Vernon S. Gerlack adalah peralatan seperti overhead projektor, radio, tape recorder, slide televisi dan lain-lain.sedangkan yang dimaksud dengan “software” adalah the stimuli which are stored and transmitted, misalnya informasi dan cerita yang terdapat pada film informasi dan bahan pelajaran yang terdapat dalam slide dan overhead projektor.&lt;br /&gt;Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi tiga yaitu  Media auditif,  Media visual dan  Media audio visual.&lt;br /&gt;Setiap media pembelajaran mempunyai kelebihan dan kekurangan yang antara lain,memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis,dan kelemahan pada media audio visual adalah terlalu menekankan pada penguasaan materi dari pada proses pengembangannya.&lt;br /&gt;Media sebenarnya akan sangat membantu dalam mewujudkan tujuan pendidikan meskipun banyak kekurangan yanng ada didalamnya. Maka diharapkan kekreatifitasan guru dalam memilih media mana yang lebih cocok untuk diterapkan dalam kelas. Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah materi yang akan disampaikan, situasi kelas dan sarana pra sarana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Saran-saran&lt;br /&gt;Kepada para pengajar agar tidak mengesampingkan alat peraga mengingat betapa besar manfaatnya. Para pengajar juga tidak boleh berpangku tangan dengan media pembelajarn yang sudah ditemukan, peran aktif  para pengajar mencari penemuan-penemuan baru untuk menambah gudang media pembelajaran sangat diperlukan. Selain itu pihak pihak lain juga tidak boleh kalah mendukung, misalnya untuk kepala sekolah, lembaga pendidikan itu sendiri dan oang tua siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hamalik, Oemar. DR. 1989. “Media Pendidikan”. Bandung: Citra Aditya Bakti      &lt;br /&gt;Darhim, Drs. 1992. “Materi Pokok Work Shop Matematika”. Jakarta: Universitas Terbuka, Departemen Pendidikan&lt;br /&gt;http://neozonk.blogspot.com/2007/11/rangkuman-buku-media-pembelajaran.html &lt;br /&gt;http://rumahmakalah.wordpress.com/2008/11/07/macam-macam-media-pembelajaran-karakteristik-serta-kelebihan-dan-kekurangannya/&lt;br /&gt;http://www.ditpertais.net/swara/warta17-01.asp&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-7388564558482155835?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/7388564558482155835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/media-pendidikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/7388564558482155835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/7388564558482155835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/media-pendidikan.html' title='MEDIA PENDIDIKAN'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-2673020491626739521</id><published>2010-04-28T00:39:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:50:20.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIBURAN'/><title type='text'>MENGAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN REALISTIK</title><content type='html'>2.1 &lt;strong&gt;Pengertian Pendekatan realistik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengertian pendekatan realistik menurut Sofyan, (2007: 28) “sebuah pendekatan pendidikan yang berusaha menempatkan pendidikan pada hakiki dasar pendidikan itu sendiri”.&lt;br /&gt;Menurut Sudarman Benu, (2000: 405) “pendekatan realistik adalah pendekatan yang menggunakan masalah situasi dunia nyata atau suatu konsep sebagai titik tolak dalam belajar matematika”.&lt;br /&gt;Matematika Realistik yang telah diterapkan dan dikembangkan di Belanda teorinya mengacu pada matematika harus dikaitkan dengan realitas dan matematika merupakan aktifitas manusia.&lt;br /&gt;Dalam pembelajaran melalui pendekatan realistik, strategi- strategi informasi siswa berkembang ketika mereka menyeleseikan masalah pada situasi- situsi biasa yang telah diakrapiniya, dan keadaan itu yang dijadikannya titik awal pembelajaran pendekatan realistik atau Realistic Mathematic Education(RME) juga diberi pengertian “cara mengajar dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelediki dan memahami konsep matematika melalui suatu masalah dalam situasi yang nyata”. (Megawati, 2003: 4). Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran bermakna bagi siswa.&lt;br /&gt;Realistic Mathematic Education(RME) adalah pendekatan pengajaran yang bertitik tolak pada hal- hal yang real bagi siswa(Zulkardi). Teori ini menekankan ketrampilan proses, berdiskusi dan berkolaborasi, berargumentasi dengan teman sekelas sehingga mereka dapat menemukan sendiri(Student Invonting), sebagai kebalikan dari guru memberi(Teaching Telling) dan pada akhirnya murid menggunakan matematika itu untuk menyeleseikan masalah baik secara individual ataupun kelompok.&lt;br /&gt;Pada pendekatan Realistik peran guru tidak lebih dari seorang fasilitator, moderator atau evaluator. Sementara murid berfikir, mengkomunikasikan argumennya, mengklasifikasikan jawaban mereka, serta melatih saling menghargai strategi atau pendapat orang lain.&lt;br /&gt;Menurut De Lange dan Van Den Heuvel Parhizen, RME ini adalah pembelajaran yang mengacu pada konstruktifis sosial dan dikhususkan pada pendidikan matematika.(Yuwono: 2001)&lt;br /&gt;Dari beberapa pendapat diatas dapat dikatakan bahwa RME atau pendekatan Realistik adalah pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah sehari- hari sebagai sumber inspirasi dalam pembentukan konsep dan mengaplikasikan konsep- konsep tersebut atau bisa dikatakan suatu pembelajaran matematika yang berdasarkan pada hal- hal nyata atau real bagi siswa dan  mengacu pada konstruktivis sosial.&lt;br /&gt;2.2 Tujuan Pembelajaran Matematika Realistik&lt;br /&gt;Tujuan Pembelajaran Matematika Realistik sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Menjadikan matematika lebih menarik,relevan dan bermakna,tidak terlalu formal dan tidak terlalu abstrak.&lt;br /&gt;2. Mempertimbangkan tingkat kemampuan siswa.&lt;br /&gt;3. Menekankan belajar matematika “learning by doing”.&lt;br /&gt;4. Memfasilitasi penyelesaian masalah matematika tanpa menggunakan penyelesaian yang baku.&lt;br /&gt;5. Menggunakan konteks sebagai titik awal pembelajaran matematika.&lt;br /&gt;(kuiper&amp;kouver,1993)&lt;br /&gt;2.3  Prinsip- prisip Pembelajaran Realistik&lt;br /&gt;Terdapat 5 prinsip utama dalam pembelajaran matematika realistik, yaitu:&lt;br /&gt;1. Didominasi oleh masalah- masalah dalam konteks, melayani dua hal yaitu sebagai sumber dan sebagai terapan konsep matematika.&lt;br /&gt;2. Perhatian diberikan pada pengembangan model”situasi skema dan simbol”.&lt;br /&gt;3. Sumbangan dari para siswa, sehingga siswa dapat membuat pembelajaran menjadi konstruktif dan produktif.&lt;br /&gt;4. Interaktif sebagai karakteristik diproses pembelajaran matematika.&lt;br /&gt;5. Intertwinning(membuat jalinan) antar topik atau antar pokok bahasan.&lt;br /&gt;Gravemeijer(dalam Fitri. 2007: 10) menyebutka tiga prinsip kunci dalam pendekatan realistik, ketiga kunci tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. Penemuan kembali secara terbimbing/ matematika secara progresif(Gunded Reinvention/ Progressive matematizing). Dalam menyeleseikan topik- topik matematika, siswa harus diberi kesempatan untuk mengalami proses yang sama, sebagai koknsep- konsep matematika dikemukakan. Siswa diberikan masalah nyata yang memungkinkan adanya penyeleseian yang berbeda.&lt;br /&gt;2. Didaktif yang bersifat fenomena(didaktial phenomology) topik  matematika yang akan diajarkan diupayakan berasal dari fenomenan sehari-hari.&lt;br /&gt;3. Model yang dikembangkan sendiri(self developed models) dalam memecahkan ‘contextual problem”, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengembangkan model mereka sendiri. Pengembangan model ini dapat berperan dalam menjembatani pengetahuan informal dan pengetahuan formal serta konkret dan abstrak.&lt;br /&gt;2.4  Karakteristik pendekatan realistik&lt;br /&gt;Menurut Grafemeijer (dalam fitri, 2007: 13) ada 5 karakteristik pembelajaran matematika realistik, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Menggunakan masalah kontekstual &lt;br /&gt;Masalah konsektual berfungsi sebagai aplikasi dan sebagai titik tolak dari mana matematika yang digunakan dapat muncul. Bagaimana masalah matematika itu muncul(yang berhubungan dengan kehidupan sehari- hari).&lt;br /&gt;2. Menggunakan model atau jembatan&lt;br /&gt;Perhatian diarahkan kepada pengembangan model, skema, dan simbolisasi dari pada hanya mentrasfer rumus. Dengan menggunakan media pembelajaran siswa akan lebih faham dan mengerti tentang pembelajaran aritmatika sosial.&lt;br /&gt;3. Menggunakan kontribusi siswa&lt;br /&gt;Kontribusi yang besar pada saat proses belajar mengajar diharapkan dari konstruksi murid sendiri yang mengarahkan mereka dari metode informal ke arah metode yang lebih formal. Dalam kehidupan sehari- hari diharapkan siswa dapat membedakan pengunaan aritmatika sosial terutama pada jual beli. Contohnya: harga baju yang didiskon dengan harga baju yang tidak didiskon.&lt;br /&gt;4. Interaktivitas&lt;br /&gt;Negosiasi secara eksplisit, intervensi, dan evaluasi sesama murid dan guru adalah faktor penting dalam proses belajar secara konstruktif dimana strategi informal siswa digunakan sebagai jembatan untuk menncapai strategi formal. Secara berkelompok siswa diminta untuk membuat pertanyaan kemudian diminta mempresentasikan didepan kelas sedangkan kelompok yang lain menanggapinya. Disini guru bertindak sebagai fasilitator.&lt;br /&gt;5. Terintegrasi dengan topik pembelajaran lainnya(bersifat holistik)&lt;br /&gt;Aritmatika sosial tidak hanya terdapat pada pembelajaran matematika saja, tetapi juga  terdapat pada pembelajaran yang lainnya, misalnya pada akutansi, ekonomi, dan kehidupan sehari- hari.&lt;br /&gt;2.5 Langkah-langkah Pembelajaran Matematika Realistik&lt;br /&gt;Berdasarkan prinsip dan karakteristik PMR serta dengan memperhatikan pendapat yang telah dikemukakan di atas, maka dapatlah disusun suatu langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan PMR yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt; Langkah 1: Memahami masalah kontekstual&lt;br /&gt;yaitu guru memberikan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari kepada siswa dan meminta siswa untuk memahami masalah tersebut,serta memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan masalah yang belum di pahami. Karakteristik PMR yang muncul pada langkah ini adalah karakteristik pertama yaitu menggunakan masalah kontekstual sebagai titik tolak dalam pembelajaran, dan karakteristik keempat yaitu interaksi&lt;br /&gt; Langkah 2: Menjelaskan masalah kontekstual&lt;br /&gt;jika dalam memahami masalah siswa mengalami kesulitan, maka guru menjelaskan situasi dan kondisi dari soal dengan cara memberikan petunjuk-petunjuk atau berupa saran seperlunya, terbatas pada bagian-bagian tertentu dari permasalahan yang belum dipahami&lt;br /&gt; Langkah 3 : Menyelesaikan masalah&lt;br /&gt;Siswa mendeskripsikan masalah kontekstual, melakukan interpretasi aspek matematika yang ada pada masalah yang dimaksud, dan memikirkan strategi pemecahan masalah. Selanjutnya siswa bekerja menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri berdasarkan pengetahuan awal yang dimilikinya, sehingga dimungkinkan adanya perbedaan penyelesaian siswa yang satu dengan yang lainnya. Guru mengamati, memotivasi, dan memberi bimbingan terbatas, sehingga siswa dapat memperoleh penyelesaian masalah-masalah tersebut. Karakteristik PMR yang muncul pada langkah ini yaitu karakteristik kedua menggunakan model&lt;br /&gt; Langkah 4 : Membandingkan jawaban&lt;br /&gt;Guru meminta siswa membentuk kelompok secara berpasangan dengan teman sebangkunya, bekerja sama mendiskusikan penyelesaian masalah-masalah yang telah diselesaikan secara individu (negosiasi, membandingkan, dan berdiskusi). Guru mengamati kegiatan yang dilakukan siswa, dan memberi bantuan jika dibutuhkan.&lt;br /&gt;Dipilih kelompok berpasangan, dengan pertimbangan efisiensi waktu. Karena di sekolah tempat pelaksanaan ujicoba, menggunakan bangku panjang. Sehingga kelompok dengan jumlah anggota yang lebih banyak, membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pembentukannya. Sedangkan kelompok berpasangan tidak membutuhkan waktu, karena siswa telah duduk dalam tatanan kelompok berpasangan. Setelah diskusi berpasangan dilakukan, guru menunjuk wakil-wakil kelompok untuk menuliskan masing-masing ide penyelesaian dan alasan dari jawabannya, kemudian guru sebagai fasilitator dan modarator mengarahkan siswa berdiskusi, membimbing siswa mengambil kesimpulan sampai pada rumusan konsep/prinsip berdasarkan matematika formal (idealisasi, abstraksi). Karakteristik PMR yang muncul yaitu interaksi&lt;br /&gt; Langkah 5: Menyimpulkan&lt;br /&gt;Dari hasil diskusi kelas, guru mengarahkan siswa untuk menarik kesimpulan suatu rumusan konsep/prinsip dari topik yang dipelajari. Karakteristik PMR yang muncul pada langkah ini adalah adanya interaksi antar siswa dengan guru.&lt;br /&gt;2.6 Kelebihan dan kelemehan pembelajaran metematika realistik&lt;br /&gt;Beberapa keunggulan dari  pembelajaran metematika realistik antara lain:&lt;br /&gt;1. Pelajaran menjadi cukup menyenangkan bagi siswa dan suasana tegang tidak tampak.&lt;br /&gt;2. Materi dapat dipahami oleh sebagian besar siswa.&lt;br /&gt;3. Alat peraga adalah benda yang berada di sekitar, sehingga mudah didapatkan.&lt;br /&gt;4. Guru ditantang untuk mempelajari bahan.&lt;br /&gt;5. Guru menjadi lebih kreatif membuat alat peraga.&lt;br /&gt;6. Siswa mempunyai kecerdasan cukup tinggi tampak semakin pandai.&lt;br /&gt;Beberapa kelemahan dari  pembelajaran metematika realistik antara lain:&lt;br /&gt;1. Sulit diterapkan dalam suatu kelas yang besar(40- 45 orang).&lt;br /&gt;2. Dibutuhkan waktu yang lama untuk memahami materi pelajaran.&lt;br /&gt;3. Siswa yang mempunyai kecerdasan sedang memerlukan waktu yang lebih lama untuk mampu memahami materi pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;KESIMPULAN DAN SARAN&lt;br /&gt;A. KESIMPULAN&lt;br /&gt;Tidak ada satupun model pembelajaran yang diangap paling baik diantara model- model pembelajaran yang lain. Tiap model pembelajaran mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing- masing. Suatu model pembelajaran jika digunakan sesuai situasi dan kondisi pasti akan jadi model pembelajaran yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.SARAN-SARAN&lt;br /&gt;Berdasarkan simpulan dari penulisan ini untuk mencapai kesuksesan dalam pembelajaran realistik penulis memberikan saran – saran sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Diperlukan adanya kesadaran siswa dalam bertanggung jawab terhadap setiap pelajaran disekolah.&lt;br /&gt;2. Diperlukan adanya kesadaran antara pengajar dengan siswa agar pembelajaran realistik dapat berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;3. Setiap pengajar diharapkan menguasai bermacam- macam metode pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahayu, Endang Diningsih. 2008. Metode Pembelajaran Realistik. Skripsi tidak diterbitkan. Tulungagung . STKIP PGRI Tulungagung.&lt;br /&gt;Wikipedia. 2009 Pendidikan, (Online), (http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan diakses pada tanggal 2 Desember 2009)&lt;br /&gt;Wordpress.2009 Pembelajaran realistik, (online), (http://ipotes.wordpress.com/Pembelajaran Realistik) diakses pada tanggal 17 Desember 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-2673020491626739521?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/2673020491626739521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/mengajar-matematika-dengan-pendekatan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2673020491626739521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/2673020491626739521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/mengajar-matematika-dengan-pendekatan.html' title='MENGAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN REALISTIK'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-5641662987618047155</id><published>2010-04-23T23:04:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T18:00:24.357-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>TIPS DAN TRIK MERAIH KESUKSUKSESAN</title><content type='html'>Kesuksesan  tidak lah mudah untuk dicari, tetapi kita mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan kesuksesan. berikut adalah trik trik meraih kesuksesan seorang pelajar:&lt;br /&gt;1. biasakan membaca bukun selama 30 menit setiap hari. bila sudah menikmati, tambah waktunya sampai 1 atau 2 jam. mulailah dari buku-buku yang anda senangi. membaca komik tidak menjadi masalah asalkan dapat melatih kesuksesan membaca.&lt;br /&gt;2. bila ada uang lebih, belilah buku baru. jangan membeli lagi sebelum selesai membacanya. catatlah informasi penting didalamnya, hafalkan bila perlu.&lt;br /&gt;3. perbanyaklah mengikuti seminar atau  kajian ilmiah. dari kegiatan itu cakrawala berfikir akan terbuka dan wawasan semakin luas.&lt;br /&gt;4. bila anda ingin menambah wawasan, carilah jurnal-jurnal ilmiah yang berhubungan dengan jurusanmu. &lt;br /&gt;5. orang yang bodoh adalah ia yang tidak tau informasi. &lt;br /&gt;6. ikutlah kelompok belajar atau masuklah komunitas ilmiah dan berdiskusilah tentang tema-tema yangm hangat diperbincangkan. semakin sering kita berdiskusi, semakin mudah pula kita untuk mengungkapkan pendapat.&lt;br /&gt;7. kunci menghilangkan kebodohan adalah belajara, bergaul dengan orang yang berilmu, dan menyukain membaca buku karena dari buku itulah kita akan mengetahui banyak hal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-5641662987618047155?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/5641662987618047155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/tips-dan-trik-meraih-kesuksuksesan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5641662987618047155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5641662987618047155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/tips-dan-trik-meraih-kesuksuksesan.html' title='TIPS DAN TRIK MERAIH KESUKSUKSESAN'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-3282439343718838662</id><published>2010-04-23T22:37:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:50:20.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIBURAN'/><title type='text'>Menghitung Volume Benda Tak Beraturan</title><content type='html'>Volume adalah penghitungan seberapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda dibedakan menjadi dua:&lt;br /&gt;1.Benda beraturan Benda beraturan adalah benda yang dapat langsung diukur  dengan  alat ukur dan rumus.&lt;br /&gt;     contoh:kubus ,balok ,tabung ,dll &lt;br /&gt;2.Benda tidak beraturan&lt;br /&gt;     Benda tidak beraturan adalah benda yang tidak dapat langsung diukur  dengan alat ukur dan rumus.contoh:batu,kayu,kursi,dll &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Rumus volume digunakan untuk benda yang beraturan:&lt;br /&gt;• Volume kubus = r3 (r adalah rusuk kubus)&lt;br /&gt;• Volume balok = p.l.t (p adalah panjang, l adalah lebar dan t adalah tinggi)&lt;br /&gt;• Volume prisma = La.t (La adalah luas alas dan t adalah tinggi)&lt;br /&gt;• Volume limas = 1/3.La.t (La adalah luas alas dan t adalah tinggi)&lt;br /&gt;• Volume silinder = π.r2.t (r adalah jari-jari dan t adalah tinggi)&lt;br /&gt;• Volume kerucut = 1/3.π.r2.t (r adalah jari-jari dan t adalah tinggi)&lt;br /&gt;• Volume bola = 4/3.π.r3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Untuk menentukan volume benda yang tidak beraturan bisa digunakan gelas ukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     1.Alat dan Bahan&lt;br /&gt; 1. Gelas ukur &lt;br /&gt; 2. Batu &lt;br /&gt; 3. Air &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    2.Langkah kerja:&lt;br /&gt; 1. Siapkan gelas ukur dan batu! &lt;br /&gt; 2. Isi gelas ukur dengan air! &lt;br /&gt; 3. Masukkan batu ke dalam gelas ukur yang berisi air! &lt;br /&gt; 4. Hitunglah perubahan kedudukan tinggi air pada gelas ukur &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*   Kesimpulan:&lt;br /&gt;   Perubahan tinggi air pada gelas ukur sama dengan volume batu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-3282439343718838662?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/3282439343718838662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/menghitung-volume-benda-tak-beraturan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/3282439343718838662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/3282439343718838662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/menghitung-volume-benda-tak-beraturan.html' title='Menghitung Volume Benda Tak Beraturan'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-3013038273164287349</id><published>2010-04-23T22:32:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:58:55.425-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI'/><title type='text'>REMAJA</title><content type='html'>DAFTAR ISI&lt;br /&gt;Halaman &lt;br /&gt;Halaman Cover&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;BAB I REMAJA&lt;br /&gt;1. Pengertian Remaja&lt;br /&gt;2. Ciri- ciri Remaja&lt;br /&gt;3. Karakteristik Remaja&lt;br /&gt;4. Perkembangan Remaja dan Aspek-Aspeknya&lt;br /&gt;5. Permasalahan- permasalahan Remaja&lt;br /&gt;BAB II KESIMPULAN&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;REMAJA&lt;br /&gt;1. Pengertian Remaja&lt;br /&gt;Banyak  ahli  yang  berbeda  dalam menentuan  rentang  usia remaja, ini karena batas usianya tidak ditentukan dengan jelas. Namun, secara  umum dapat dikatakan bahwa masa  remaja berawal dari usia 12  sampai dengan  akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap.namun Batasan remaja menurut Drajat (1989: 69) yaitu masa pemilihan yang ditempuh oleh seorang dari mana anak-anak menjadi dewasa. Dengan arti lain sebuah situasi yang menjembatani menuju ke tingkat dewasa. Masa remaja ini berlangsung kira-kira antara usia 13 tahun sampai 16 tahun atau 17 tahun. Akhir masa remaja antara usia 16 sampai 18 tahun  yang  oleh Drajat (1989: 75). Dikatakan masa usia matang secara hukum pada masa ini remaja sangat ingin dihargai kehadirannya oleh orang sekitarnya.. Konsep ini tidak jauh berbeda dengan Poerwadarminta (1984: 813) yang menyatakan remaja adalah: (1) Mulai dewasa; sudah sampai umur untuk kawin, (2) Muda (tentang anak laki-laki dan perempuan); mulai muncul rasa cinta birahi.&lt;br /&gt;Pendapat yang tidak jauh berbeda juga dikemukakan oleh Suardi (1986: 98) yang menyatakan remaja adalah  masa perantara dari masa anak-anak menuju dewasa yang bersifat kompleks, menyita banyak perhatian dari remaja itu sendiri dengan orang lain, dan masa penyesuaian  diri terdidik. Selain itu, masa ini juga adalah masa konflik, terutama konflik  remaja dengan dirinya sendiri dengan remaja yang lain sehingga membutuhkan penanganan khusus yang menuntut tanggung jawab penuh.&lt;br /&gt;Menurut Hurlock (1981) remaja adalah mereka yang berada pada usia 12-18 tahun. Monks, dkk (2000) memberi batasan usia remaja adalah 12-21 tahun. Menurut Stanley Hall (dalam Santrock, 2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun. Berdasarkan batasan-batasan yang diberikan oleh beberapa ahli, bisa dilihat bahwa mulainya masa remaja relatif sama, tetapi berakhirnya masa remaja sangat bervariasi. &lt;br /&gt;Dari beberapa defenisi remaja di atas dapat disimpulkan bahwa remaja adalah suatu masa atau periode menuju tahap dewasa yang ditandai dengan umur berkisar antara 13-18 tahun, mulai tertarik kepada lawan jenis, dan memiliki permasalahan yang kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ciri- ciri Remaja&lt;br /&gt;Ciri-ciri remaja tidak boleh dilihat dari satu sisi, tetapi dapat dilihat dari berbagai segi. Misalnya dari segi usia, perkembangan fisik, phisikis, dan perilaku. &lt;br /&gt;Menurut  Gayo (1990: 638-639) ciri-ciri remaja usianya berkisar 12-20 tahun yang dibagi dalam tiga fase yaitu; Adolensi diri, adolensi menengah, dan adolensi akhir. Penjelasan ketiga fase ini sebagai berikut.&lt;br /&gt;1). Adolensi dini&lt;br /&gt;Fase ini berarti preokupasi seksual yang meninggi yang tidak jarang menurunkan daya kreatif/ ketekunan, mulai renggang dengan orang tuanya dan membentuk kelompok kawan atau sahabat karib, tinggah laku  kurang dapat dipertanggungjawabkan. Seperti perilaku di luar kebiasaan, delikuen,dan maniakal atau defresif.&lt;br /&gt;2). Adolensi menengah&lt;br /&gt;Fase ini memiliki umum: Hubungan dengan  kawan dari lawan jenis mulai meningkat pentingnya, fantasi dan fanatisme terhadap berbagai aliran, misalnya, mistik, musik, dan lain-lain. Menduduki tempat yang kuat dalam perioritasnya, politik dan kebudayaan mulai menyita perhatiannya sehingga kritik…..tidak jarang dilontarkan kepada keluarga dan masyarakat yang dianggap salah dan tidak benar, seksualitas mulai tampak dalam ruang atau skala identifikasi, dan desploritas lebih terarah untuk meminta bantuan.&lt;br /&gt;3). Adolesensi akhir&lt;br /&gt;Masa ini remaja mulai lebih luas, mantap, dari dewasa dalam ruang lingkup penghayatannya .Ia lebih bersifat ‘menerima’dan ‘mengerti’ malahan sudah mulai menghargai sikap orang/pihak lain yang mungkin sebelumnya ditolak. Memiliki karier tertentu dan sikap kedudukan, kultural, politik, maupun etikanya lebih mendekati  orang tuanya. Bila kondisinya kurang menguntungkan, maka masa turut diperpanjang dengan konsekuensi .imitasi, bosan, dan merosot tahap kesulitan jiwanya. Memerlukan bimbingan dengan baik dan bijaksana, dari orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen lain tentang ciri-ciri remaja dan berbagai sudut pandang dikemukakan oleh Mustaqim dan Abdul Wahid (1991:49-50). Menurutnya pada masa remaja umumnya telah duduk dalam bangku sekolah lanjutan. Pada permulaan periode anak mengalami perubahan-perubahan jasmani yang berwujud  tanda-tanda  kelamin sekunder seperti kumis, jenggot, atau suara berubah pada laki-laki. Lengan dan kaki mengalami pertumbuhan yang cepat sekali sehingga anak-anak menjadi canggung dan kaku. Kelenjar-kelenjar mulai tumbuh yang dapat menimbulkan gangguan phisikis anak.&lt;br /&gt;Perubahan rohani juga timbul remaja telah mulai berfikir abstrak, ingatan logis makin lama makin lemah. Pertumbuhan fungsi-fungsi psikis yang satu dengan yang lain tidak  dalam keadaan seimbang akibatnya anak sering mengalami pertentangan batin  dan gangguan, yang biasa disebut gangguan integrasi. Kehidupan sosial anak remaja juga berkembang sangat luas. Akibatnya anak berusaha melepaskan diri darikekangan orang tua untuk mendapatkan kebebasan, meskipun di sisi lain masih tergantung pada orang tua. Dengan demikian terjadi pertentangan antara hasrat kebebasan dan perasaan tergantung. (Mustaqim dan Abdul Wahid, 1991:50).&lt;br /&gt;Lebih lanjut dikatakan Mustaqim dan Abdul Wahid, pada masa remaja akhir umumnya telah mulai menemukan nilai-nilai hidup, cinta, persahabatan, agama, kesusilaan, kebenaran dan kebaikan. Masa ini biasa disebut masa pembentukan dan menentuan nilai dan cita-cita.Lain dari pada itu anak mulai berfikir tentang tanggung jawab sosial, agama moral, anak mulai berpandangan realistik, mulai mengarahkan perhatian pada teman hidupnya kelak, kematangan jasmani dan rohani, memiliki keyakinan dan pendirian yang tetap serta berusaha mengabdikan diri dimasyarakat  juga ciri remaja yang menonjol, tetapi hanya remaja yang sudah hampir masuk dewasa.&lt;br /&gt;Dari sumber lain dikatakan bahwa Ciri-Ciri Masa Remaja, antara lain:&lt;br /&gt;1) Masa remaja sebagai periode peralihan, yaitu peralihan dari masa kanak-kanak ke peralihan masa dewasa.&lt;br /&gt;2) Masa remaja sebagai periode perubahan.&lt;br /&gt;Ada beberapa perubahan yang terjadi selama masa remaja.&lt;br /&gt;a) Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal dengan sebagai masa storm &amp; stress. Peningkatan emosional ini merupakan hasil dari perubahan fisik terutama hormon yang terjadi pada masa remaja. Dari segi kondisi sosial, peningkatan emosi ini merupakan tanda bahwa remaja berada dalam kondisi baru yang berbeda dari masa sebelumnya. Pada masa ini banyak tuntutan dan tekanan yang ditujukan pada remaja, misalnya mereka diharapkan untuk tidak lagi bertingkah seperti anak-anak, mereka harus lebih mandiri dan bertanggung jawab. Kemandirian dan tanggung jawab ini akan terbentuk seiring berjalannya waktu, dan akan nampak jelas pada remaja akhir yang duduk di awal-awal masa kuliah.&lt;br /&gt;b) Perubahan yang cepat secara fisik yang juga disertai kematangan seksual. Terkadang perubahan ini membuat remaja merasa tidak yakin akan diri dan kemampuan mereka sendiri. Perubahan fisik yang terjadi secara cepat, baik perubahan internal seperti sistem sirkulasi, pencernaan, dan sistem respirasi maupun perubahan eksternal seperti tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh sangat berpengaruh terhadap konsep diri remaja.&lt;br /&gt;c) Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain. Selama masa remaja banyak hal-hal yang menarik bagi dirinya dibawa dari masa kanak-kanak digantikan dengan hal menarik yang baru dan lebih matang. Hal ini juga dikarenakan adanya tanggung jawab yang lebih besar pada masa remaja, maka remaja diharapkan untuk dapat mengarahkan ketertarikan mereka pada hal-hal yang lebih penting. Perubahan juga terjadi dalam hubungan dengan orang lain. Remaja tidak lagi berhubungan hanya dengan individu dari jenis kelamin yang sama, tetapi juga dengan lawan jenis, dan dengan orang dewasa.&lt;br /&gt;d) Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa.&lt;br /&gt;e) Kebanyakan remaja bersikap ambivalen dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Di satu sisi mereka menginginkan kebebasan, tetapi di sisi lain mereka takut akan tanggung jawab yang menyertai kebebasan tersebut, serta meragukan kemampuan mereka sendiri untuk memikul tanggung jawab tersebut.&lt;br /&gt;3) Masa remaja sebagai usia bermasalah.&lt;br /&gt;4) Masa remaja sebagai masa mencari identitas.&lt;br /&gt;5) Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan, karena masalah penyesuaian diri dengan situasi dirinya yang baru, karena setiap perubahan membutuhkan penyesuaian diri.&lt;br /&gt;6) Masa remaja sebagai ambang masa dewasa.&lt;br /&gt;7) Ciri-ciri kejiwaan remaja, tidak stabil, keadaan emosinya goncang, mudah condong kepada ekstrim, sering terdorong, bersemangat, peka, mudah tersinggung, dan perhatiannya terpusat pada dirinya.&lt;br /&gt;Dengan kondisi tersebut, dapat disimpulakan bahwa masa remaja merupakan masa dimana seseorang atau manusia dalam proses menuju pencarian jati diri di masa awal kehidupan yang sebenarnya pada dirinya. Sehingga Masa remaja merupakan masa yang sangat penting dalam pembentukan jati diri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Karakteristik Remaja&lt;br /&gt;Remaja memiliki karakteristik tertentu yang membuatnya beda dengan tahap usia lainnya. Beberapa karakteristik remaja tersebut, antara lain:&lt;br /&gt;1) Masa remaja adalah periode yang penting &lt;br /&gt;Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. Selain itu, periode ini pun  memiliki  dampak  penting  terhadap  perkembangan  fisik  dan  psikologis individu,  dimana  terjadi  perkembangan  fisik  dan  psikologis  yang  cepat  dan penting.  Kondisi  inilah  yang  menuntut  individu  untuk  bisa  menyesuaikan  diri secara  mental  dan  melihat  pentingnya  menetapkan  suatu  sikap,  nilai-nilai  dan minta yang baru.   &lt;br /&gt;2) Masa remaja adalah masa peralihan &lt;br /&gt;Periode  ini  menuntut  seorang  anak  untuk  meninggalkan  sifat-sifat  kekanak-kanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan  dan  meninggalkan  pola-pola  perilaku  sebelumnya.  Selama peralihan dalam periode  ini, seringkali seseorang merasa bingung dan  tidak  jelas mengani  peran  yang  dituntut  oleh  lingkungan.  Misalnya,  pada  saat  individu menampilkan  perilaku  anak-anak maka mereka  akan  diminta  untuk  berperilaku sesuai  dengan  usianya,  namun  pada  kebalikannya  jika  individu mencoba  untuk berperilaku  seperti  orang  dewasa  sering  dikatakan  bahwa  mereka  berperilaku terlalu dewasa untuk usianya.     &lt;br /&gt;3) Masa remaja adalah periode perubahan &lt;br /&gt;Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat, peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi  terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga  cepat.  Terdapat  lima  karakteristik  perubahan  yang  khas  dalam  periode  ini yaitu,  (1)  peningkatan  emosionalitas,  (2)  perubahan  cepat  yang  menyertai kematangan  seksual,  (3)  perubahan  tubuh,  minat  dan  peran  yang  dituntut  oleh lingkungan  yang  menimbulkan  masalah  baru,  (4)  karena  perubahan  minat  dan pola  perilaku  maka  terjadi  pula  perubahan  nilai,  dan  (5)  kebanyakan  remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi.     &lt;br /&gt;4) Masa remaja adalah usia bermasalah &lt;br /&gt;Pada  periode  ini membawa masalah  yang  sulit  untuk  ditangani  baik  bagi  anak laki-laki maupun perempuan. Hal  ini disebabkan oleh dua  lasan yaitu  : pertama, pada  saat  anak-anak  paling  tidak  sebagian masalah  diselesaikan  oleh  orang  tua atau  guru,  sedangkan  sekarang  individu  dituntut  untuk  bisa  menyelesaikan masalahnya sendiri. Kedua, karena mereka dituntut untuk mandiri maka seringkali menolak  untuk  dibantu  oleh  orang  tua  atau  guru,  sehingga  menimbulkan kegagalan-kegagalan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.&lt;br /&gt;5) Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri &lt;br /&gt;Pada periode  ini, konformitas  terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian, berbicara dan  berperilaku  sebisa  mungkin  sama  dengan  kelompoknya.  Salah  satu  cara remaja  untuk  meyakinkan  dirinya  yaitu  dengan  menggunakan  simbol  status, seperti mobil, pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain.   &lt;br /&gt;6) Masa remaja adalah usia yang ditakutkan &lt;br /&gt;Masa  remaja  ini  seringkali  ditakuti  oleh  individu  itu  sendiri  dan  lingkungan. Gambaran-gambaran  negatif  yang  ada  dibenak  masyarakat  mengenai  perilaku remaja mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan  remaja. Hal  ini membuat para  remaja  itu  sendiri  merasa  takut  untuk  menjalankan  perannya  dan  enggan meminta bantuan orang tua atau pun guru untuk memecahkan masalahnya.  &lt;br /&gt;7) Masa remaja adalah masa yang tidak realistis &lt;br /&gt;Remaja  memiliki  kecenderungan  untuk  melihat  hidup  secara  kurang  realistis, mereka  memandang  dirinya  dan  orang  lain  sebagaimana  mereka  inginkan  danbukannya sebagai dia sendiri. Hal ini terutama terlihat pada aspirasinya, aspiriasi yang  tidak  realitis  ini  tidak  sekedar  untuk  dirinya  sendiri  namun  bagi  keluarga, teman.  Semakin  tidak  realistis  aspirasi  mereka  maka  akan  semakin  marah  dan kecewa apabila aspirasi tersebut tidak dapat mereka capai. &lt;br /&gt;8) Masa remaja adalah ambang dari masa dewasa &lt;br /&gt;Pada saat remaja mendekati masa dimana mereka dianggap dewasa secara hukum, mereka merasa cemas dengan stereotype  remaja dan menciptakan  impresi bahwa mereka  mendekati  dewasa.  Mereka  merasa  bahwa  berpakaian  dan  berperilaku seperti  orang  dewasa  sringkali  tidak  cukup,  sehingga  mereka  mulai  untuk memperhatikan  perilaku  atau  simbol  yang  berhubungan  dengan  status  orang dewasa  seperti merokok, minum, menggunakan  obat-obatan  bahkan melakukan hubungan seksual.    &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gunarsa (1989) merangkum beberapa karakteristik remaja yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan pada diri remaja, yaitu:&lt;br /&gt;1) Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan.&lt;br /&gt;2) Ketidakstabilan emosi.&lt;br /&gt;3) Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan petunjuk hidup.&lt;br /&gt;4) Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.&lt;br /&gt;5) Pertentangan di dalam dirinya sering menjadi pangkal penyebab pertentangan-pertentang dengan orang tua.&lt;br /&gt;6) Kegelisahan karena banyak hal diinginkan tetapi remaja tidak sanggup memenuhi semuanya.&lt;br /&gt;7) Senang bereksperimentasi.&lt;br /&gt;8) Senang bereksplorasi.&lt;br /&gt;9) Mempunyai banyak fantasi, khayalan, dan bualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja juga menunjukka karakteristik fisik yang dialami seiring perkembangan dan pertumbuhan fisik yang terjadi pada tubuhnya. Kelenjar kanak-kanaknya telah berakhir, berganti dengan kelenjar endokrin yang memproduksi hormon, sehingga menggalakan Pertumbuhan organ seks yang tumbuh menuju kesempurnaan. Organ seks menjadi besar disertai dengan kemampuannya untuk melaksanakan fungsinya. &lt;br /&gt;Pada remaja putri terjadi pembesaran payudara dan pembesaran pinggul. Di samping itu meningkat pula dengan cepat berat dan tinggi badan. Sedangkan pada remaja pria mulai kelihatan (membesar) jakun di lehernya dan suara menjadi sengau / besar. Di samping itu bahunya bertambah lebar dan mulai tumbuh bulu di ketika dan di atas bibir atasnya (kumis). Satu tanda Kematangan seksual dengan jelas pada remaja putri tetapi hanya diketahui oleh yang bersangkutan saja, yaitu terjadinya datang bulan / haid dan pada remaja putera mimpi basah. Tanda-tanda permulaan Kematangan seksual tidak berarti bahwa secara langsung terjadi kemampuan reproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Perkembangan Remaja dan Aspek-Aspeknya&lt;br /&gt;Terjadi beberapa perkembangan atau perubahan yang terjadi masa usia remaja, dimana disetiap perkembangan yang dilalui seorang remaja harus mampu melewati tugas- tugas perkembangannya. Bila seorang remaja gagal melalui tugas perkembangannya maka pada tahap perkembangan berikutnya akan terjadi masalah pada diri remaja tersebut. Perkembangan pada remaja tersebut antara lain :&lt;br /&gt;1. Perkembangan Fisik &lt;br /&gt;Perkembangan fisik sudah di mulai pada masa praremaja dan terjadi cepat pada masa remaja awal yang akan makin sempurna pada masa remaja pertengahan dan remaja akhir. Cole (dalam monks, 2002:16) berpendapat bahwa perkembangan fisik merupakan dasar dari perkembangan aspek lain yang mencakup perkembangan psikis dan sosialis. Artinya jika perkembangan fisik berjalan secara baik dan lancar, maka perkembangan psikis dan sosial juga akan lancar. Jika perkembangan fisik terhambat sulit untuk mendapat tempat yang wajar dalam kehidupan masyarakat dewasa.&lt;br /&gt;2. Perkembangan Kognitif Remaja&lt;br /&gt;Perkembangan kognitif remaja menurut Piaget (dalam Elisabet,1999:117) menjelaskan bahwa selama tahap operasi formal yang terjadi sekiyar usia 11-15 tahun. Seorang anak mengalami perkembangan penalaran dan kemampuan berfikir untuk memecahkan persoalan yang dihadapinya berdasarkan pengalaman langsung. Struktur kognitif anak mencapai pematangan pada tahap ini. Potensi kualitas penalaran dan berfikir (reasoning dan thinking) berkembang secara maksimum. Setelah potensi perkembangan maksimum ini terjadi, seorang anak tidak lagi mengalami perbaikan struktural dalam kualitas penalaran pada tahap perkembangan selanjutnya.&lt;br /&gt;Remaja yang sudah mencapai perkembangan operasi formal secara maksimum mempunyai kelengkapan struktural kognitif sebagai mana halnya orang dewasa. Namun, hal itu tidak berarti bahwa pemikiran (thinking) remaja dengan penalaran formal (formal reasoning) sama baiknya dengan pemikiran aktual orang dewasa karena hanya secara potensial sudah tercapai.&lt;br /&gt;3. Perkembangan Emosi Remaja&lt;br /&gt;Emosi merupakan salah satu aspek psikologis manusia dalam ranah efektif. Aspek psikologis ini sangat berperan penting dalam kehidupan manusia pada umumnya, dan dalam hubungannya dengan orang lain pada khususnya. Keseimbangan antar ketiga ranah psikologis sangat di butuhkan sehingga manusia dapat berfungsi dengan tepat sesuai dengan stimulus yang di hadapinya.&lt;br /&gt;Prawitasari (dalam Zailani, 1887:85) mengembangkan alat pengungkap emosi dasar manusia berupa foto-foto sebagai ekspresi wajah dari berbagai model dasar manusia yaitu : senang, sedih, terkejut, jijik, marah, takut dan malu.&lt;br /&gt;Pada masa remaja, ekspresi emosi yang nampak kadang-kadang tidak mengembangkan kondisi emosi yang sebenarnya, misalnya orang yang marah  seribu bahasa. Ekspresi emosi sifatnya sangat individual atau subjektif, tergantung pada kondisi pribadi masing-masing orang.&lt;br /&gt;Manifestasi emosi yang sering muncul pada remaja termasuk higtened emotionality atau meningkatkan emosi yaitu kondisi emosinya berbeda dengan keadaan sebelumnya. Ekspresi meningkatnya emosi ini dapat berupa sikap binggung, emosi meledak-ledak, suka berkelahi, tidak ada nafsu makan, tidak punya gairah apapun, atau mungkin sebaliknya melarikan diri membaca buku. Di samping kondisi emosi yang meningkat, juga masih dijumpai beberapa emosi yang menonjol pada remaja termasuk khawatir, cemas, jengkel, frustasi cemburu, iri, rasa ingin tahu, dan afeksi, atau rasa kasih sayang dan perasaan bahagia. (Zaenuddin, 2004: 111).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Permasalahan- permasalahan Remaja&lt;br /&gt;Suardi (1986: 98) yang menyatakan remaja adalah  masa perantara dari masa anak-anak menuju dewasa yang bersifat kompleks, menyita banyak perhatian dari remaja itu sendiri dengan orang lain, dan masa penyesuaian  diri terdidik. Selain itu, masa ini juga adalah masa konflik, terutama konflik  remaja dengan dirinya sendiri dengan remaja yang lain sehingga membutuhkan penanganan khusus yang menuntut tanggung jawab penuh.&lt;br /&gt;Lain halnya dengan pendapat, Smith &amp; Anderson (dalam Fagan,2006), menurutnya kebanyakan remaja melakukan perilaku berisiko dianggap sebagai bagian dari proses perkembangan yang normal.  Beberapa permasalahan yang dialami oleh remaja antara lain:&lt;br /&gt;1) Permasalahan Alkohol dan Obat-Obatan Terlarang&lt;br /&gt;Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan. Walaupun usaha untuk menghentikan sudah digalakkan tetapi kasus-kasus penggunaan narkoba ini sepertinya tidak berkurang. Ada kekhasan mengapa remaja menggunakan narkoba/ napza yang kemungkinan alasan mereka menggunakan berbeda dengan alasan yang terjadi pada orang dewasa. Santrock (2003) menemukan beberapa alasan mengapa remaja mengkonsumsi narkoba yaitu karena ingin tahu, untuk meningkatkan rasa percaya diri, solidaritas, adaptasi dengan lingkungan, maupun untuk kompensasi.&lt;br /&gt;• Pengaruh sosial dan interpersonal: termasuk kurangnya kehangatan dari orang tua, supervisi, kontrol dan dorongan. Penilaian negatif dari orang tua, ketegangan di rumah, perceraian dan perpisahan orang tua.&lt;br /&gt;• Pengaruh budaya dan tata krama: memandang penggunaan alkohol dan obat-obatan sebagai simbol penolakan atas standar konvensional, berorientasi pada tujuan jangka pendek dan kepuasan hedonis, dll.&lt;br /&gt;• Pengaruh interpersonal: termasuk kepribadian yang temperamental, agresif, orang yang memiliki lokus kontrol eksternal, rendahnya harga diri, kemampuan koping yang buruk, dll.&lt;br /&gt;• Cinta dan Hubungan Heteroseksual&lt;br /&gt;• Permasalahan Seksual&lt;br /&gt;• Hubungan Remaja dengan Kedua Orang Tua&lt;br /&gt;• Permasalahan Moral, Nilai, dan Agama&lt;br /&gt;2) Permasalahan percintaan yang berlebihan bahkan sampai pelecehan seksual, homoseksual, kehamilan dan aborsi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Salah satu akibat dari berfungsinya hormon gonadotrofik yang diproduksi oleh kelenjar hypothalamus adalah munculnya perasaan saling tertarik antara remaja pria dan wanita. Perasaan tertarik ini bisa meningkat pada perasaan yang lebih tinggi yaitu cinta romantis (romantic love) yaitu luapan hasrat kepada seseorang atau orang yang sering menyebutnya “jatuh cinta”.&lt;br /&gt;Santrock (2003) mengatakan bahwa cinta romatis menandai kehidupan percintaan para remaja dan juga merupakan hal yang penting bagi para siswa. Cinta romantis meliputi sekumpulan emosi yang saling bercampur seperti rasa takut, marah, hasrat seksual, kesenangan dan rasa cemburu. Tidak semua emosi ini positif. Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Bercheid &amp; Fei ditemukan bahwa cinta romantis merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami depresi dibandingkan dengan permasalahan dengan teman.&lt;br /&gt;Tipe cinta yang lain adalah cinta kasih sayang (affectionate love) atau yang sering disebut cinta kebersamaan yaitu saat muncul keinginan individu untuk memiliki individu lain secara dekat dan mendalam, dan memberikan kasih sayang untuk orang tersebut. Cinta kasih sayang ini lebih menandai masa percintaan orang dewasa daripada percintaan remaja.&lt;br /&gt;Dengan telah matangnya organ-organ seksual pada remaja maka akan mengakibatkan munculnya dorongan-dorongan seksual. Problem tentang seksual pada remaja adalah berkisar masalah bagaimana mengendalikan dorongan seksual, konflik antara mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan, adanya “ketidaknormalan” yang dialaminya berkaitan dengan organ-organ reproduksinya, pelecehan seksual, homoseksual, kehamilan dan aborsi, dan sebagainya (Santrock, 2003, Hurlock, 1991).&lt;br /&gt;3) Berbagai konflik yang dialami oleh remaja&lt;br /&gt;a. .Konflik antara kebutuhan untuk mengendalikan diri dan kebutuhan untuk bebas dan merdeka&lt;br /&gt;b. Konflik antara kebutuhan akan kebebasan dan kebutuhan akan ketergantungan kepada orang tua.&lt;br /&gt;c. Konflik antara kebutuhan seks dan kebutuhan agama serta nilai sosial.&lt;br /&gt;d. Konflik antara prinsip dan nilai-nilai yang dipelajari oleh remaja ketika ia kecil dulu dengan prinsip dan nilai yang dilakukan oleh orang dewasa di lingkungannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;e. Konflik menghadapi masa depan.&lt;br /&gt;4) kesulitan – kesulitan yang sering dialami remaja&lt;br /&gt;sejumlah kesulitan yang dialami kaum remaja merupakan bagian yang normal dari perkembangan ini. Beberapa kesulitan atau bahaya yang mungkin dialami kaum remaja, antara lain :&lt;br /&gt;a. Variasi kondisi kejiwaan, suatu saat mungkin ia terlihat pendiam, cemberut, dan mengasingkan diri tetapi pada saat yang lain ia terlihat sebaliknya periang dan berseri-seri dan yakin.&lt;br /&gt;b. Rasa ingin tahu seksual dan coba-coba, hal ini normal dan sehat.&lt;br /&gt;c. Membolos&lt;br /&gt;d. Perilaku anti social, seperti suka menganggu, berbohong, kejam, dan agresif&lt;br /&gt;e. Penyalahgunaan obat bius&lt;br /&gt;f. Psikosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;Masa remaja sebagai periode perkembangan yang paling penting bagi individu pada kenyataannya merupakan suatu periode yang sarat dengan perubahan dan rentan munculnya  masalah.  Meskipun  demikian  adanya  pemahaman  yang  baik  serta penanganan yang  tepat  terhadap  remaja merupakan  faktor penting bagi keberhasilan remaja  di  kehidupan  selanjutnya, mengingat masa  ini merupakan masa  yang  paling menentukan. Selain itu perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri, orang tua, guru dan  pihak-pihak  lain  yang  terkait  agar  perkembangan  remaja  di  bidang  pendidikan dan bidang-bidang lainnya dapat dilalui secara terarah, sehat dan bahagia.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://meetabied.wordpress.com/2009/12/24/remaja-dan-ciri-cirinya/&lt;br /&gt;http://netsains.com/2009/04/psikologi-remaja-karakteristik-dan-permasalahannya/http://catur.dosen.akprind.ac.id/2009/03/30/remaja-dan-internet/&lt;br /&gt;http://psikonseling.blogspot.com/2009/03/psikologi-perkembangan-pada-remaja.html&lt;br /&gt;http://panjiaromdaniuinpai2e.blogspot.com/2008/03/psikologi-perkembangan-remaja_27.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-3013038273164287349?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/3013038273164287349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/remaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/3013038273164287349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/3013038273164287349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/remaja.html' title='REMAJA'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-5550725151650773322</id><published>2010-04-23T22:28:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:58:55.426-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFORMASI'/><title type='text'>Persembahan untuk anak didunia</title><content type='html'>Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan kedunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;“Tuhan……..Para malaikat disini mengatakn bahwa besuk engkau akan mengirimkan ku kedunia. Tetapi bagaimana caranya aku hidup disana, saya begitu kecil dan lemah”kata si bayi.&lt;br /&gt;Tuhan menjawab.” Aku telah memilih malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu”&lt;br /&gt;“Tapi di surga, apa yang aku lakukan hanya bernyanyi dan tertawa. Ini cukup bagiku untuk bahagia.”&lt;br /&gt;Demikian kata sibayi.&lt;br /&gt;Tuhanpun menjawab”Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untuk mu dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia.”&lt;br /&gt;Sibanyi pun bertanya kembali” Dan apa yang dapat aku lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu”&lt;br /&gt;Sekali lagi Tuhan menjawab”Malaikat akan mengajarakan bagaimana cara kamu  berdoa”&lt;br /&gt;Si bayipun masih belum merasa puas, iapun bertanya lagi”aku mendengar kalau dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungiku??”&lt;br /&gt;Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab”Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun.”&lt;br /&gt;Si bayi pun tetap belum pluas dan melanjutkan pertanyaannya.”Tapi aku akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi.”&lt;br /&gt;Dan Tuhan pun menjawab”Mlaikatmu akan menceritakan tentang aku. Dan aku mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. Walaupun sesungguhnya Aku selalu disisimu.”&lt;br /&gt;Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang  anak dengan suara lirih bertanya”Tuhan ……..ika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nannti?”&lt;br /&gt;Tuhanpun menjawab”Kamu dapat memanggil malaikatmu………….IBU……………….  “&lt;br /&gt;kenanglah ibu yang menyayangimu. ……..untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi……..&lt;br /&gt;Ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhu………&lt;br /&gt;Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu???????……….&lt;br /&gt;…………dan ingatkah engkaiu ketika air mta menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit&lt;br /&gt;Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menatikan kepulanganmu dirumah tempat engkau dilahirkan………&lt;br /&gt;Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu………..&lt;br /&gt;Jangan  biarkan engkau menghilang saat- saat yang akan kau rindukan dimasa datan g ketika ibu telah tiada………….&lt;br /&gt;Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu yang menyambut kita.&lt;br /&gt;Tak ada latgi senyuman indah……… tanda bahagia.&lt;br /&gt;Yang ada hanyalah kamar yang kosong tak ada penghuninya.&lt;br /&gt;Yang ada hanyalah baju yang tergantung dikamar lemarinya&lt;br /&gt;Tak ada lagi dan tidak akan lagi yang meneteskan air mata mendoakan mu disetiap hembusan nafasnya&lt;br /&gt;Kembalilah segera……..&lt;br /&gt;Peluklah ibu yang selalu menyayangi mu&lt;br /&gt;Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya&lt;br /&gt;Kenanglah semua cinta dan kasih sayang nya. ibu………….maafkan aku………..&lt;br /&gt;Sampai kapan pun jasamu tidak akan terbalas………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini hanyalah sebuah batu loncatan untuk menuju alam lain yang bernama akhirat yang lebih kekal adanya, dan fase ini lah yang akan mengantarkan kita ke fase kehidupan abadi. Di fase inilah kita memiliki kebebasan untuk melakukan apapun yang kita inginkan. &lt;br /&gt;Kita adalah mekluk yang paling istimewa, namun apakah kita senantiasa mengistimewakan dirikita seperti Tuhan mengistimewakan diri kita?&lt;br /&gt;Apakah kita sudah pandai untuk senantiasa bersyukur kepada –Nya?&lt;br /&gt;Ataukah terus menerus mengelukan apa yang telah diberikannya?&lt;br /&gt;Bersyukur bukanlah menerima apa yang telah kita miliki, namun bersyukur adalah menerima apa yang belum kita miliki, dan berbahagia dengan apa yang telah kita miliki. Maka yakinlah…..apapun yang kita inginkan pasti akan diberikan oleh Tuhan…….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-5550725151650773322?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/5550725151650773322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/persembahan-untuk-anak-didunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5550725151650773322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/5550725151650773322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/persembahan-untuk-anak-didunia.html' title='Persembahan untuk anak didunia'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-1503228136617866375</id><published>2010-04-22T23:00:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:54:04.009-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-1503228136617866375?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/1503228136617866375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/1503228136617866375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/1503228136617866375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/blog-post.html' title=''/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4691364075683069191.post-9028898550211118253</id><published>2010-04-22T22:46:00.000-07:00</published><updated>2012-01-29T17:54:04.009-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips n trik'/><title type='text'>Bersemangatlah</title><content type='html'>jangan bersedih karena dunia ini begitu luas. pendferitaan bukan untuk ditangisi, malangnya hidup bukan untuk disesali. yang harus dilakukan adalah tersenyum, karena senyum bisa membangkitkan gairah dan semangat. senyum adalah sedekah untuk sesama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4691364075683069191-9028898550211118253?l=zahra-abcde.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/feeds/9028898550211118253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/jangan-bersedih-karena-dunia-ini-begitu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/9028898550211118253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4691364075683069191/posts/default/9028898550211118253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zahra-abcde.blogspot.com/2010/04/jangan-bersedih-karena-dunia-ini-begitu.html' title='Bersemangatlah'/><author><name>Addin Zahratul 'Aini</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05925457262538446141</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-8fwFC1AKhVA/TyYSknI945I/AAAAAAAAACM/v5qA3YNVK2w/s220/ed%2Bc1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
